Home Authors Posts by Rizki Prahaya

Rizki Prahaya
4 POSTS
Rizki Prahaya Putra adalah alumni mahasiswa S-1 Bahasa Jerman Universitas Indonesia yang saat ini memiliki kesibukan menjadi guru. Ketertarikannya pada dunia tulis menulis membuatnya bergabung dengan TurunTangan sebagai Content Writer Internship.

479

Masyarakat Indonesia dikagetkan dengan berita mengenai penyerangan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, Selasa (11/4). Novel dikenal berani mengungkap kasus korupsi besar seperti seperti kasus simulator SIM tahun 2012, dugaan suap proses perizinan kebun sawit, korupsi Wisma Atlet Hambalang, dan suap pemilihan Dewan Gubernur Senior Bank Indonesia.

Novel dikenal sebagai penyidik yang berbahaya bagi para “tikus berdasi” yang menggerogoti negara. Ketegasannya bersama penyidik KPK lainnya menjadi ujung tombak negara untuk menghabisi keserakahan dan keegoisan tokoh-tokoh penguasa, demi kesejahteraan masyarakat.

Sayangnya, kebenaran menjadi suatu hal yang mahal dan perlu pengorbanan di negeri ini. Sebelum penyerangan, upaya melemahkan Novel terjadi beberapa kali. Salah satu yang terungkap adalah penyerangan kelompok Bupati Buol, yang saat itu Amran Batalipu. Novel berupaya menangkap Arman pada Juli 2012, namun sepeda motor Novel ringsek karena ditabrak para “centeng” bayaran.

Novel adalah pejuang sejati. Dia bersama KPK tetap terus menunjukkan ketajamannya dalam memberantas korupsi. Kebenaran merupakan hal yang mutlak demi mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur sebagaimana dijelaskan dalam pancasila.

Korupsi sudah menjadi fenomena yang terus terjadi di negeri ini. Berdasarkan data Indeks Persepsi Korupsi 2016 yang dilansir Transparency International, Indonesia merupakan negara terkorup pada peringkat 90 dari 176 negara. Sangat mengkhawatirkan dan perlu tindakan tegas dan nyata.

Banyak yang beranggapan korupsi terjadi akibat dari warisan budaya penjajah, kesenjangan ekonomi atau mentalitas fast way yang dimiliki masyarakat Indonesia. Hal tersebut memang benar menjadi penyebab kecenderungan seseorang melakukan korupsi. Tetapi sebenarnya korupsi sudah menjadi penyakit lama dalam kehidupan berpolitik. Bahkan korupsi sudah dibahas oleh pemikir-pemikir politik, seperti  Plato, Aristoteles dan Rosseau.

Menurut Rosseau, korupsi merupakan proses disfungsi dan konsekuensi dari perjuangan akan kekuasaan. Jadi seseorang telah dirusak oleh kehidupan sosial dan politik yang buruk. Oleh karena itu, dibutuhkan tindakan preventif dan represif untuk melindungi negara dari oknum-oknum yang telah terpengaruhi cara hidup yang korup. Kemunculan KPK menjadi pelindung negara dari tangan-tangan tidak bertanggung jawab dan penjamin kesejahteraan masyarakat.

Namun, KPK sering mengalami serangan dari oknum yang tidak ingin cara hidup kotor mereka dimusnahkan. Sekarang saatnya kita khususnya para pemuda, harus memberikan dukungan kepada pelindung negara KPK dengan menunjukkan bahwa KPK tidak sendiri menghadapi panjahat-penjahat kerah putih.

Hal yang bisa dilakukan pemuda adalah sebagai berikut:

1. Gunakan media untuk mengawasi kasus penyerangan dan mega korupsi E-KTP

Media menjadi salah satu jalan untuk mengawasi berjalannya kasus penyerangan ini dan mega korupsi E-KTP. Dengan menjadikannya berita ini tetap aktual, kita dapat menunjukkan bahwa oknum-oknum tersebut tidak dapat memperoleh ketenangan dalam gaya hidup dan cara hidup yang salah.

2. Buat kampanye online di media sosial atau turun ke jalan

Kita dapat memberikan dukungan langsung dengan membuat kampanye online di media sosial atau memberikan dukungan dengan turun ke jalan. Intinya adalah kita harus melindungi keberlangsungan dan penyelesaian kasus penyerangan dan mega korupsi E-KTP.

Penyerangan Novel adalah penyerangan seluruh warga Indonesia. Mari kita awasi bersama dan tunjukkan bahwa korupsi adalah penyakit yang harus disembuhkan melalui berbagai pergerakan.

 

1072

Sekarang ini, sistem politik hampir semua negara adalah sistem demokrasi yang merupakan titik terbaik dan terstabil dari suatu sistem pemerintahan. Setiap individu memiliki hak untuk menentukkan pemimpin yang akan mengatur masa depan negaranya dan setiap individu juga memiliki hak untuk memberikan aspirasinya ke pemerintah yang berkuasa. Oleh karena itu, demokrasi adalah sistem politik kerakyatan dan tanpa adanya patisipasi rakyat, demokrasi tidak akan berjalan dengan baik.

Masyarakat sebagai penggerak jalannya demokrasi tentunya harus sadar akan hak istimewa yang mereka miliki, khususnya kaum muda yang merupakan partisipan penggerak awal demokrasi. Sikap pasif kaum muda akan menjadi suatu proses pelemahan demokrasi, karena kaum muda merupakan individu yang sangat kritis dalam menganalisis regulasi dan peka akan pemimpin yang tepat untuk kemajuan negaranya. Generasi muda pun merupakan penerus bangsa memang dituntut untuk aktif dalam kehidupan sosial dan politik. UNDP (United Nations Development Programme) pun menguatkan pendapat ini, mereka memandang bahwa anak muda menjadi pasukan positif dalam perubahan sosial transformatif, sehingga partisipasi anak muda dalam kehidupan politik patut diperhitungkan, bukan hanya masuk hitungan (dalam Enhancing Youth Political Participation Throughout The Electoral Cycle, UNDP, 2012).

Namun, fenomena yang muncul pada saat ini adalah minat akan tema politik di antara anak-anak muda tampak tidak terlalu disukai. Berdasarkan laporan Lembaga Survei Indonesia pada tahun 2012, ketertarikan anak muda Indonesia akan persoalan politik hanya berkisar 21 % dari 64 % potensi generasi muda. Hal ini terjadi mungkin dikarenakan turunnya kepercayaan masyarakat akan politisi-politisi yang merupakan perwakilan rakyat, sehingga mereka menjadikan tema politik sebagai prioritas tak utama, dibawah masalah kesejahteraan, pekerjaan, kesehatan dan prioritas-prioritas lainnya. Sesungguhnya prioritas-prioritas tersebut sebenarnya diatur dan ditentukan oleh masalah politik bangsa dan negara.

Lalu sebenarnya apa makna politik yang dapat mengatur harkat dan martabat masyarakat suatu negara? Menurut artikel online http://www.kindersache.de, politik tidak hanya berkaitan erat dengan para politisi-politisi, tetapi masyarakat pun menentukan. Semua hal yang tidak terjadi di dalam rumah merupakan politik. Jadi semua hal yang terjadi di masyarakat umum pasti diatur oleh politik, contohnya tempat bermain, lalu lintas, sekolah, dan tempat umum lainnya. Berdasarkan etimologinya, Kata “politik” berasal dari bahasa Yunani, yakni polis atau kota dan memiliki makna, yakni hak seluruh masyarakat suatu kota dalam menentukkan takdir di masa yang akan datang.

Kemudian sebagai generasi muda kontribusi seperti apa yang dapat kita lakukan disamping memberikan suara untuk pemimpin yang tepat. Berdasarkan studi yang dilakukan Yayasan Friedrich Ebert atau Fredrich Ebert Stiftung (FES) bekerjasama dengan Deutschen Jugend-Institut (DJI), kontribusi generasi muda di Jerman menurut Johann de Rijke terdiri dari dua, yaitu partisipasi konvensional dan tidak konventional. Bekerja dan aktif dalam partai, serikat pekerja dan organisasi pemuda (kerelawanan) merupakan hal yang termasuk ke dalam partisipasi konvensional. Di samping itu, contoh dari partisipasi tidak konvensional adalah keikutsertaan dalam demonstrasi, petisi dan juga media sosial, seperti  diskusi-diskusi online atau aksi protes media sosial. Kedua kriteria partisipasi tersebut berdasarkan studi dipengaruhi oleh tiga faktor, yakni ketidakmampuan seseorang, karena tidak memiliki waktu, uang atau kompetensi yang memadai, ketidakinginan karena tidak adanya motivasi serta pandangan yang sesuai, serta tidak adanya dorongan dari luar untuk aktif dalam kehidupan sosial politik.

Faktor-faktor penentu partisipasi politik menunjukkan bahwa selain alasan dan motivasi dalam diri anak muda untuk berkontribusi, terdapat juga faktor dorongan luar yang juga penting. Ketidakmampuan dan ketidakinginan dapat berubah menjadi kemampuan dan keinginan yang berpotensi, jika anak muda paham pentingnya dan berharganya kontribusi mereka dalam proses perkembangan demokrasi Indonesia. Pasti suatu awal akan diawali dari perubahan dalam dirinya. Pada proses perubahan ini, faktor luar menjadi penentu dan juga sarana dalam memahami dan menampung ide dan gagasan yang berharga untuk pembangunan Negara. Pemerintah pun telah mengambil beberapa kebijakan untuk mendorong anak muda agar nantinya aktif dalam perkembangan politik, seperti kegiatan edukasi di sekolah melalui mata pelajaran kewarganegaraan atau kegiatan kunjungan ke beberapa institusi pemerintahan. Sayangnya, setelah kegiatan belajar-mengajar, ketertarikan anak muda akan terkikis oleh rutinitas, kepentingan sendiri dan gaya hidup. Pada kasus ini, peran gerakan edukasi menjadi penting untuk mengajak aktif dalam berpolitik dan sharing gagasan. Saat ini, gerakan edukasi politik di Indonesia masih terbilang kurang dibandingkan jumlah anak muda yang ingin memahami dan ikut aktif dalam kegiatan politik.

Untuk menyadarkan anak muda mengenai hak istimewa dan manfaat dari pengetahuan politik, Turun Tangan di bulan April ini mengadakan kegiatan diskusi yang terbuka untuk kamu, seluruh generasi muda baik yang masih bersekolah, kuliah atau sudah bekerja, yang ingin menjadi pemimpin dan penggerak untuk Indonesia. Dengan tema ”Ready to Get Political — Why Is It Matters for the Youth?”, segala pertanyaan dan perspektif kamu akan berubah mengenai hal yang berkaitan dengan politik. Kegiatan diskusi ini akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 29 April 2017 Pukul 10.00-13.00 WIB di  QLUE Headquarter, Jakarta Selatan dan dihadiri oleh tokoh-tokoh yang berkompeten di bidangnya seperti Founder Limitless dan Pegiat Pendidikan Rene Suhardono.

Acara diskusi ini adalah acara kita semua sebagai generasi muda. Untuk itu mari kita sadari pentingnya hak dan kontribusi kita terhadap bangsa dan negara. Tidak ada kata “tunggu” untuk suatu perubahan baik! #GenerasiMelekPolitik, Progressively Move!

556

Kesenangan, pengalaman yang berharga dan memahami arti dari kehidupan merupakan beberapa hal yang akan kamu dapatkan ketika melakukan kegiatan kerelawanan. Tidak heran jika sekarang ini banyak individu-individu yang tergerak untuk ikut melakukan hal yang sama termasuk orang-orang terkenal.

Apa yang mereka lakukan adalah karena ingin membuat perubahan agar dunia ini menjadi lebih baik. Mereka tak hanya diam  melihat ketimpangan sosial yang terjadi. Keikutsertaan mereka pun memberikan pelajaran yang berharga yang dapat menjadi suatu peluang di masa yang akan datang. Berikut Lima orang terkenal dengan pengalaman berharganya membantu masyarakat:

1.  Agatha Christie

Agatha Christie, surrounded by some of her 80-plus crime novels.

Photo credit: Twin Cities

Agatha Christie adalah seorang penulis fiksi kriminal terkenal dari Inggris yang bukunya telah terjual lebih dari satu miliar eksemplar dalam berbagai bahasa. Dibalik kesuksesannya itu Agatha pernah menjadi perawat di Voluntary Aid detasemen rumah sakit Palang Merah, Torquay. Pada saat suaminya Archie berjuang di Perang Dunia I, Agatha bekerja sebagai perawat dan pemberi obat-obatan di rumah sakit pada tahun berikutnya.

2.  Sally Ride

Ride-s-806x1024

Photo credit: art-sheep

Bagi orang-orang yang menyukai bidang antariksa pasti tahu siapa Sally Ride. Dia adalah wanita Amerika pertama yang berada di luar angkasa. Sally merupakan pendukung besar kegiatan pramuka perempuan. Dia mendirikan kegiatan kepramukaan Girl Scout “Camp CEO” yang selalu melakukan kegiatan bersama dengan perempuan profesional dan “Sally Ride Science”.

3. Hilary Swank

Mary and Martha

Photo credit: IndieWire

Hillary Swank adalah bintang terkenal dalam film Million Dollar Baby. Dia juga aktif dalam kegiatan kerelawanan di India dengan United Planet. Hilary menjadi relawan untuk membantu anak-anak di rumah panti asuhan di daerah Palampur, sebuah kota di utara India. United Planet memberikan ucapan terima kasih yang khusus untuk partisipasinya di India.

4. George Clooney

clooney-sudan-humanitarian-data-crowd-sourced-crisis-map

Photo credit: Council on Foreign Relations

George Clooney adalah seorang aktor dan sutradara terkenal asal Amerika Serikat. Dia pun telah memainkan banyak peran di film-film, salah satunya adalah The Monuments Men (2014) dan Batman & Robin (1997). Dalam upaya untuk membantu masyarakat di Sudan, dia mendirikan kegiatan non profit bernama Not on Our Watch sebagai reaksi terhadap kekejaman yang terjadi di Darfur.

5. Angelina Jolie

wenn3269440

Photo credit: celebitchy

Jika kita mendengar nama Angelina Jolie, tentunya kita akan langsung tahu siapa dia. Dedikasinya dalam dunia film sudah menjadikan dia sebagai aktris berbakat di dunia. Tak hanya itu, Angelina pun terkenal akan peran aktifnya dalam kegiatan kerelawanan di 20 Negara, yakni Sierra Leone, Tanzania, Kamboja dan Ekuador. Angelina mulai aktif dalam kegiatan kerelawanan setelah dia manyadari krisis kemanusiaan di kamboja saat sedang melakukan syuting film “Tomb Raider”. Dia juga pernah membuat yayasan Jolie dan Pitt (Jolie-Pitt Foundation) dan diberikan tugas mulia untuk menjadi perwakilan atau ambassador UNHCR (The United Nations High Commissioner for Refugees). Sampai sekarang, Angelina masih berperan aktif dalam kegiatan ini.

 

1058

Pemuda tidak hanya pemimpin di masa yang akan datang, mereka saat ini dapat melakukan perubahan besar di dunia. Salah satu perubahan yang terlihat jelas adalah peran anak muda dalam media sosial. Dengan munculnya internet sebagai sarana penyampaian pendapat dan aspirasi, pemuda memiliki akses yang mudah untuk mengeluarkan ide-ide cemerlang, seperti hashtag atau tulisan online yang dapat menjadi viral di media sosial. Berikut berbagai cara yang pemuda dapat lakukan dalam membuat perubahan untuk dunia.

Menjadi Relawan

28

Banyak pemuda yang dengan tulus menjadi relawan di berbagai bidang saat ini. Hal tersebut tidak hanya untuk menambahkan pengalaman di riwayat hidup (Curriculum Vitae), tetapi kita hadir untuk membuat perubahan yang nyata. Kegiatan kerelawanan yang efektif adalah ketika kita memulainya dari daerah terdekat dan fokus memecahkan suatu masalah. Berperan langsung dalam aksi relawan akan memberikan pelajaran berharga dan dapat mengubah cara pandang hidup kita. Jadi mulailah dengan fokus pada cara membantu sekitarmu dan penyebab suatu permasalahan.

Bekerja Sama dengan Pemangku Kebijakan

KPK

Sebuah cara yang bagus untuk mulai membuat tulisan yang ditujukan kepada pemangku kebijakan adalah dengan cara meneliti beberapa masalah yang dialami negara dan bangsa. Beberapa dapat kita amati dari kegiatan amal, seperti amal untuk masyarakat ekonomi lemah atau lingkungan, kampanye advokasi dengan petisi. Melalui ini, kita dapat mempelajari cara terbaik untuk para pengambil kebijakan untuk bertindak.

Anggota parlemen sebagai perwakilan rakyat tentunya ingin mendengar aspirasi dan mengetahui ketertarikan rakyatnya – memang itulah mereka hadir di parlemen. Namun, mereka tidak dapat mengatasi kemiskinan atau perubahan iklim sendirian. Disinilah pemuda hadir untuk menulis kepada mereka atau bahkan meminta pertemuan dengan mereka, serta bekerja sama melakukan solusi yang nyata.

Sarana Online Sebagai Penggerak Massa

Screen Shot 2017-03-29 at 7.24.50 PM

Dalam sejarah belum pernah ada cara untuk menjangkau jutaan orang di seluruh dunia dengan mudah dan cepat. Namun, sekarang ini tampak sebuah Twitter hashtag dapat menciptakan kesadaran sosial yang besar, seperti #BlackLivesMatter dan #YesAllWomen. Hashtag apa yang dapat kita buat untuk bersama-sama melakukan aksi nyata? Selain itu, membuat suatu tulisan pada suatu portal online, seperti blog dapat menjadi media penghubung. Jika artikel yang kita buat menarik, tentunya akan banyak pembaca yang tertarik untuk berkontribusi.

Menginspirasi dan Menggerakkan yang Lain

Salah satu cara terbaik untuk membuat perubahan baik adalah dengan menginspirasi seseorang untuk bergabung bersama melakukan aksi nyata. Tidak hanya mengajarkan anak-anak muda lain tentang isu-isu penting, tetapi kita bisa mendorong mereka untuk mengajarkan orang lain juga. Itulah salah satu alasan mengapa banyak amal dan organisasi memiliki sumber daya muda yang terlibat sebagai duta untuk tujuan mereka. Kita bisa melakukan hal yang sama! Mungkin kita memulai kampanye pada peningkatan kesadaran dari suatu masalah sosial atau menunjukkan masalah krusial yang harus dipecahkan. Namun, kita dalam melakukan perubahan besar memerlukan sebuah tim yang di dalamnya terdapat anggota-anggota yang memiliki peran sama sebagai agen perubahan. Kita bantu pemuda-pemuda lain untuk merealisasikan ide-ide mereka.

Sekaranglah saatnya, kita sadar akan kekuatan yang kita miliki untuk melakukan perubahan. Indonesia merupakan negara yang besar dan masalah yang dimiliki ibu pertiwi pun beranekaragam. Oleh karena itu, kita tidak boleh tinggal diam mulailah melakukan hal-hal baik setiap hari.

'+
1
'+
2 - 3
4 - 5
6 - 7
8 - 9
10 - 11
12 - 13
13 - 14
[x]