Home Kabar Terbaru Ayo Turun Tangan Bantu Cegah Api

325

Tahukah kamu? Berdasarkan hasil Studi Universitas Harvard dan Universitas Columbia, 91.600 jiwa meninggal dunia akibat krisis kebakaran hutan Indonesia pada tahun 2015.

Kebakaran hutan tidak hanya merenggut nyawa, tetapi juga menghabisi satwa yang dilindungi, mengancam kebudayaan lokal dan ribuan orang mengalami infeksi saluran pernafasan. Hal ini dirasakan oleh Nilus Kasmi, pria asal Suku Dayak yang pernah menjadi korban. “Kebakaran hutan membuat anak-anak saya dan ribuan anak di Kalimantan, Sumatera, dan Papua sesak nafas setiap tahunnya,” ujar Nilus.

Penderitaan Nilus kala dulu, membuatnya berupaya agar anak dan istrinya dapat menghirup udara bersih setiap hari. Nilus bertekad, kebakaran hutan tidak boleh terjadi lagi dengan menjadi Tim Cegah Api, gerakan menghentikan api dan mencegah terjadinya kembali kebakaran hutan dan lahan pada masa mendatang di Indonesia yang diinisiasi oleh Greenpeace Indonesia.

September lalu, Nilus bersama rekan lainnya berangkat ke Riau. Tim berhasil memadamkan beberapa titik api di Kabupaten Rokan Hilir Riau. Sayangnya, peralatan seperti selang air, pompa air, boots yang dimiliki sudah bertahun-tahun usianya. Usang dan tidak bekerja maksimal.

Nilus dan Tim Cegah Api tentu membutuhkan peralatan baru dengan kualitas yang lebih baik dan bisa memberikan kemudahan saat aktivitas pencegahan dan pemadaman api. Mari turun tangan bantu Nilus dan Tim Cegah Api memperoleh peralatan baru untuk aktivitas pencegahan dan pemadaman api, dengan cara berdonasi di sini:

http://ktbs.in/turuntangancegahapi

 

Salam Hijau Damai,

 

Tim Cegah Api

Greenpeace Indonesia

TurunTangan

 

Ayo TurunTangan untuk Indonesia! Kirimkan karyamu ke blog@turuntangan.org!

Komentar