Home Artikel Populer
Postingan paling populer

0

Sejak tahun 1945, tanggal 10 November ditetapkan sebagai Hari Pahlawan Nasional. Di mana pada tanggal tersebut pasukan Indonesia pertama kalinya melakukan perang terhadap tentara asing. Tanggal 10 November tercatat juga sebagai pertempuran terberat sepanjang sejarah dalam Revolusi Nasional Indonesia dengan mengorbankaan 6 ribu sampai 16 ribu pejuang. Pertempuran tersebut terjadi di Surabaya, sebab itulah Surabaya dijuluki sebagai kota Pahlawan.

Di hari pahlawan nasional hari ini, yuk, kita ketahui kutipan-kutipan dari pahlawan nasional dan tokoh bangsa Indonesia yang menginspirasi dan menggugah semangat.

1. “Untuk keamanan dan kesatuan jiwa, kita harus mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, orang yang mendekatkan diri kepada Tuhan tidak akan terperosok hidupnya, dan tidak akan takut menghadapi cobaan hidup, karena Tuhan akan selalu menuntun dan melimpahkan anugerah yang tidak ternilai harganya.” –Nyi Ageng Serang

sindonews.com

Sumber: sindonews.com

2. “Dan hanya semangat kebangsaan yang dipikul oleh perasaan keadilan dan kemanusiaan yang dapat mengantar kita maju dalam sejarah dunia.” –Sutan Syahrir

Sumber: reidfile.com

Sumber: reidfile.com

3. “Kita tunjukkan bahwa kita adalah benar-benar orang yang ingin merdeka. Lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka.” –Bung Tomo

Sumber: okezone.com

Sumber: okezone.com

5. “Pahlawan yang setia itu berkorban, bukan untuk dikenal namanya, tetapi semata-mata membela cita-cita.” –Mohammad Hatta

Sudirman

6. “Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu. Tapi satu-satunya hal yang benar-benar dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri.” –Raden Ajeng Kartini

Sumber: avoskinbeauty.com

Sumber: avoskinbeauty.com

7. “Dalam menghadapi musuh, taka da yang lebih mengena daripada senjata kasih sayang.” –Cut Nyak Dien

Sumber: infobiografi.com

Sumber: infobiografi.com

8. “Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya, dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.” –BJ Habibie

Sumber: arah.com

Sumber: arah.com

9. “Berbahagialah dia yang makan dari keringatnya sendiri, bersuka karena usahanya sendiri dan maju karena pengalamannya sendiri.” –Pramoedya Ananta Toer

Sumber: projekdialog.com

Sumber: projekdialog.com

10. “Agama dilahirkan untuk kedamaian bukan untuk kekerasan.” –Abdurrahman Wahid

Sumber: simpulsemarang.org

Sumber: simpulsemarang.org

Nah, itu dia kutipan-kutipan dari pahlawan dan tokoh bangsa Indonesia. Mari sejenak kita mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan. Perjuangan kita saat ini adalah mencerdaskan bangsa dan mempererat tali persatuan dalam ke-bhinekaan.

#SayaPancasila.

41

“28 Oktober 1928 adalah saksi bisu bergemanya ikrar Sumpah Pemuda sebagai momentum penting terwujudnya kemerdekaan. Setiap tahun sekali, momentum tersebut selalu di gaungkan demi membakar semangat nasionalisme bagi segenap Bangsa Indonesia.” 

Dewasa ini, urgensi nilai – nilai kebangsaan sedang berada dalam hal yang mengkhawatirkan. Terlepas dari hal – hal yang memacu rusaknya persatuan bangsa, maraknya permasalahan korupsi, berbagai kasus kriminal, etnis, dan kepentingan didalamnya sudah seharusnya menjadi aib bagi kita bersama. Bukan hanya sekedar tanggung jawab kelompok terentu, ataupun instansi tertentu pula lalu kita lepas tangan serta acuh akan hal tersebut. Indonesia, membutuhkan wawasan critical analysis thinking yang harusnya tertanam disegenap bangsa, ikut perduli, dan bersama memberikan solusi yang cerdas. Tentu bukan hanya sekedar menuntut kebijakan serta menyalahkan aturan hukum yang telah berjalan pasca kemerdekaan. Lebih penting dari itu bahwa saat ini, Indonesia sedang membutuhkan jiwa – jiwa yang mampu memainkan peran agent of change tersebut seapik mungkin. Maka hal ini lah yang menjadi hal ihwal dari proses penentuan masa depan Indonesia yang lebih baik, hal yang menjadi dasar permasalahan kita bersama: ialah Pemuda.

Pentingnya peran pemuda tersebut, telah terbukti berpengaruh besar bagi Indonesia. Kita tidak perlu ragu bahwasanya kekuatan dari sebuah peran kepemudaan begitu besar dampaknya, terutama terhadap kemerdekaan Indonesia – apalagi sejak gaung Sumpah Pemuda 89 tahun yang lalu terbentuk. Kita bisa  berkaca pada sejarah yang telah mencatat bahwa 28 Oktober 1928 lalu, langit bumi pertiwi telah bergema oleh suara semangat juang pemuda Indonesia, sebuah ikrar yang kita kenal dengan Sumpah Pemuda. Sebuah momentum dimana tonggak – tonggak sejarah bangsa ini telah dibangun. Sebuah momentum, dimana persatuan bangsa Indonesia tidaklah dibentuk dengan sia – sia, melainkan terdapat perjuangan guna menghimpun para pemuda untuk menyadari betapa pentingnya rasa persatuan bangsa Indonesia ini.

Namun dewasa ini, hadirnya pemuda justru tidak memberikan dampak yang nyata bagi kemajuan Indonesia. Degradasi moral, menjadi hal yang sudah tidak asing lagi terjadi disekitar kita. Tindakan anarkis dimana – mana, murid yang kurang ajar terhadap gurunya, tawuran antarpelajar bahkan antarmahasiswa merupakan bukti sederhana menurunnya nilai – nilai persatuan bangsa. Begitu banyak peristiwa dan masalah yang terjadi disekitar kita namun para pemuda hanya cenderung acuh begitu saja. Bahkan pemuda yang acap kali diharapkan membawa perubahan tersebut kini menjadi masalah dalam kehidpuan masyarakat itu sendiri. Lantas, dengan momentum Sumpah Pemuda – yang setiap setahun sekali kita peringati –  apakah hanya dijadikan sekedar sebuah peringatan angin lalu saja? Lalu apa yang harus kita lakukan sebagai pemuda yang memikul tanggung jawab sebagai agent of change dalam memaknai hari Sumpah Pemuda?

 “Tak mungkin orang dapat mencintai negeri dan bangsanya, kalau orang tak mengenal kertas-kertas tentangnya. Kalau dia tak mengenal sejarahnya. Apalagi kalau tak pernah berbuat sesuatu kebajikan untuknya.” – Pramoedya Ananta Toer, Sastrawan Indonesia.

Maka, dalam menata masa depan kita tidak bisa melupakan sejarah. Bangsa Indonesia harus merancancang & membangun, masa kontruktivistik ini dengan memberikan jaminan kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik. Kita harus begerak. Layaknya penyair, yang dikenang karena tulisannya. Maka pemuda haruslah meninggalkan sesuatu demi eksistensinya: pemuda haruslah bergerak. Setidaknya, dengan adanya hari Sumpah Pemuda, pemuda haruslah memiliki pemahaman yang kompeherensif terhadap makna persatuan. Pertama, keharusan kontinuitas demi nasionalisme yang meredam etnis, agama, daerah. Kedua, tekad ke arah kemerdekaan sebagai tujuan yang otentik. Ketiga, “sumpah pemuda” teridentifikasi secara konseptual dan menghimpun aspirasi dan perjuangan pemuda demi kepentingan Indonesia bersama. Keempat, bahasa Indonesia dijadikan sebagai bahasa persatuan. Kelima, sebagai runtutan langkah proklamasi dari perwujudan gerakan kepemudaan pra kemerdekaan.

Selain itu, penanaman kesadaran sejak dini terhadap momentum Sumpah Pemuda harusnya diperingati secara sakral. Esensi semangat menghargai jasa para pahlawan hendaknya dipetik sebagai asumsi emosional terhadap jiwa nasionalime. Meskipun terlihat sederhana, namun ini menjadi tamparan yang nyata teruntuk kita semua, terutama pemuda agar menjadi cermin dan intropeksi bagaimana pemuda seharusnya bergerak, pemuda yang membawa perubahan. Indonesia membutuhkan pemuda yang baik budi pekertinya, pemuda yang mau menghargai jasa pahlawannya, pemuda yang memegang prinsip persatuan bangsa, pemuda yang tidak malu akan budaya asli Indonesia, dan pemuda yang rela berkorban memajukan bangsa Indonesia.

Apalagi jika dikaitkan keadaan kondisi penduduk Indonesia mengenai bonus demografi di masa yang akan datang. Seharusnya ini akan menjadi peluang yang luar biasa dimana para pemuda akan memuncak pada jumlah usia produktif lebih banyak dibanding usia tua. Hal ini seharusnya dimanfaatkan sebagai keuntungan besar bagi perubahan Indonesia di masa depan, tentu saja dengan syarat jika pemuda yang dimaksud tersebut adalah pemuda yang berani membawa perubahan sebagai  agent of change.

“Anak muda itu memang minim pengalaman, maka dari itu mereka tidak menawarkan masa lalu. Mereka menawarkan masa depan.” – Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta.

Dengan demikian, sudah seharusnya momentum Sumpah Pemuda ini dijadikan sebagai reaktualisasi sedari dini sebagai semangat nasionalisme ke perubahan yang berarti, menjadi pemuda yang berarti bagi bangsa dan negara. Bergerak atau digantikan, bahwa pemuda sebagai agent of change menawarkan sebuah optimise masa depan Indonesia yang lebih baik, dengan tekad, dedikasi, dan nasionalisme untuk setulus hati mengontrol jalannya roda pemerintahan secara bersama.

 

26

Setiap tanggal 28 Oktober, Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda. Peringatan itu mengingatkan kita terhadap sejarah perjuangan pemuda-pemudi Indonesia dalam merebut kemerdekaan.

Berbagai kegiatan pun dilakukan untuk merayakan Hari Sumpah Pemuda. Selain mengikuti upacara, lima kegiatan seru dan kekinian ini bisa kamu coba. Dijamin bisa meningkatkan jiwa nasionalisme kamu sebagai anak muda.

 1.     Mendaki gunung

Sumber: Dokumentasi Trip4care

Sumber: Dokumentasi Trip4care

Menurut para pendaki, ketika mendaki gunung kamu akan menemukan jati diri sesungguhnya. Hal tersebut bisa terjadi setelah melewati berbagai rintangan di dalam pendakian. Yap, ketahui terlebih dahulu jati diri kamu sebenarnya sebagai pemuda Indonesia untuk mencintai negerimu sendiri. Karena Indonesia menawarkan pemandangan alam yang memukau, kamu juga bisa mencintai Indonesia dimulai dari alamnya.

2.     Mengunjungi museum

Sumber: Intisari Online

Sumber: Intisari Online

Pemerintah Indonesia mendirikan Museum Sumpah Pemuda yang berlokasi di Jalan Kramat Raya No. 106, Kwitang, Senen, Jakarta Pusat. Museum ini memiliki koleksi foto dan benda – benda yang berhubungan dengan sejarah Sumpah Pemuda 1928, serta kegiatan – kegiatan dalam pergerakan nasional kepemudaan Indonesia.  Kamu bisa ajak teman terdekat atau keluarga untuk wisata sejarah ke museum ini. Tak hanya murah tapi juga bisa menambah kecintaan kita terhadap sejarah Indonesia.

3.     Membuat konten di media sosial

Sumber: Instagram TurunTangan

Sumber: Instagram TurunTangan

Bagi kamu yang jago desain grafis dan menulis, bisa membuat konten yang menggugah semangat muda sekaligus mengajak teman-teman followers kamu untuk mengetahui makna hari Sumpah Pemuda.

4.     Bangga berbahasa Indonesia

Sumber: Republika Online

Sumber: Republika Online

“Kami putera dan puteri Indonesia menjunjung tinggi bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.” Apakah penggunaan bahasa Indonesia kamu sudah benar? Adakah kata-kata bahasa Indonesia lain yang belum kamu ketahui maknanya? Ayo jangan malas untuk membuka Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Apalagi sekarang ada versi onlinenya juga, lho. Mari kita cintai bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

5.     Lafalkan sumpah pemuda

Sumber: Waktuku

Sumber: Waktuku

Sudahkah kamu hafal bacaan sumpah pemuda? Atau urutannya suka terbalik? Ini nih butir-butir sumpah pemuda yang bisa kamu lafalkan:

“Kami putera dan puteri Indonesia mengaku bertumpah darah satu, tanah air Indonesia.

 Kami putera dan puteri Indoneesia berbangsa satu, Bangsa Indonesia.

Kami putera dan puteri Indonesia menjunjung tinggi bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.”

Bagaimana, seru bukan? Jadilah generasi muda millennial yang cinta Indonesia, ya!

264

Masyarakat Indonesia dikagetkan dengan berita mengenai penyerangan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, Selasa (11/4). Novel dikenal berani mengungkap kasus korupsi besar seperti seperti kasus simulator SIM tahun 2012, dugaan suap proses perizinan kebun sawit, korupsi Wisma Atlet Hambalang, dan suap pemilihan Dewan Gubernur Senior Bank Indonesia.

Novel dikenal sebagai penyidik yang berbahaya bagi para “tikus berdasi” yang menggerogoti negara. Ketegasannya bersama penyidik KPK lainnya menjadi ujung tombak negara untuk menghabisi keserakahan dan keegoisan tokoh-tokoh penguasa, demi kesejahteraan masyarakat.

Sayangnya, kebenaran menjadi suatu hal yang mahal dan perlu pengorbanan di negeri ini. Sebelum penyerangan, upaya melemahkan Novel terjadi beberapa kali. Salah satu yang terungkap adalah penyerangan kelompok Bupati Buol, yang saat itu Amran Batalipu. Novel berupaya menangkap Arman pada Juli 2012, namun sepeda motor Novel ringsek karena ditabrak para “centeng” bayaran.

Novel adalah pejuang sejati. Dia bersama KPK tetap terus menunjukkan ketajamannya dalam memberantas korupsi. Kebenaran merupakan hal yang mutlak demi mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur sebagaimana dijelaskan dalam pancasila.

Korupsi sudah menjadi fenomena yang terus terjadi di negeri ini. Berdasarkan data Indeks Persepsi Korupsi 2016 yang dilansir Transparency International, Indonesia merupakan negara terkorup pada peringkat 90 dari 176 negara. Sangat mengkhawatirkan dan perlu tindakan tegas dan nyata.

Banyak yang beranggapan korupsi terjadi akibat dari warisan budaya penjajah, kesenjangan ekonomi atau mentalitas fast way yang dimiliki masyarakat Indonesia. Hal tersebut memang benar menjadi penyebab kecenderungan seseorang melakukan korupsi. Tetapi sebenarnya korupsi sudah menjadi penyakit lama dalam kehidupan berpolitik. Bahkan korupsi sudah dibahas oleh pemikir-pemikir politik, seperti  Plato, Aristoteles dan Rosseau.

Menurut Rosseau, korupsi merupakan proses disfungsi dan konsekuensi dari perjuangan akan kekuasaan. Jadi seseorang telah dirusak oleh kehidupan sosial dan politik yang buruk. Oleh karena itu, dibutuhkan tindakan preventif dan represif untuk melindungi negara dari oknum-oknum yang telah terpengaruhi cara hidup yang korup. Kemunculan KPK menjadi pelindung negara dari tangan-tangan tidak bertanggung jawab dan penjamin kesejahteraan masyarakat.

Namun, KPK sering mengalami serangan dari oknum yang tidak ingin cara hidup kotor mereka dimusnahkan. Sekarang saatnya kita khususnya para pemuda, harus memberikan dukungan kepada pelindung negara KPK dengan menunjukkan bahwa KPK tidak sendiri menghadapi panjahat-penjahat kerah putih.

Hal yang bisa dilakukan pemuda adalah sebagai berikut:

1. Gunakan media untuk mengawasi kasus penyerangan dan mega korupsi E-KTP

Media menjadi salah satu jalan untuk mengawasi berjalannya kasus penyerangan ini dan mega korupsi E-KTP. Dengan menjadikannya berita ini tetap aktual, kita dapat menunjukkan bahwa oknum-oknum tersebut tidak dapat memperoleh ketenangan dalam gaya hidup dan cara hidup yang salah.

2. Buat kampanye online di media sosial atau turun ke jalan

Kita dapat memberikan dukungan langsung dengan membuat kampanye online di media sosial atau memberikan dukungan dengan turun ke jalan. Intinya adalah kita harus melindungi keberlangsungan dan penyelesaian kasus penyerangan dan mega korupsi E-KTP.

Penyerangan Novel adalah penyerangan seluruh warga Indonesia. Mari kita awasi bersama dan tunjukkan bahwa korupsi adalah penyakit yang harus disembuhkan melalui berbagai pergerakan.

 

412

Sekarang ini, sistem politik hampir semua negara adalah sistem demokrasi yang merupakan titik terbaik dan terstabil dari suatu sistem pemerintahan. Setiap individu memiliki hak untuk menentukkan pemimpin yang akan mengatur masa depan negaranya dan setiap individu juga memiliki hak untuk memberikan aspirasinya ke pemerintah yang berkuasa. Oleh karena itu, demokrasi adalah sistem politik kerakyatan dan tanpa adanya patisipasi rakyat, demokrasi tidak akan berjalan dengan baik.

Masyarakat sebagai penggerak jalannya demokrasi tentunya harus sadar akan hak istimewa yang mereka miliki, khususnya kaum muda yang merupakan partisipan penggerak awal demokrasi. Sikap pasif kaum muda akan menjadi suatu proses pelemahan demokrasi, karena kaum muda merupakan individu yang sangat kritis dalam menganalisis regulasi dan peka akan pemimpin yang tepat untuk kemajuan negaranya. Generasi muda pun merupakan penerus bangsa memang dituntut untuk aktif dalam kehidupan sosial dan politik. UNDP (United Nations Development Programme) pun menguatkan pendapat ini, mereka memandang bahwa anak muda menjadi pasukan positif dalam perubahan sosial transformatif, sehingga partisipasi anak muda dalam kehidupan politik patut diperhitungkan, bukan hanya masuk hitungan (dalam Enhancing Youth Political Participation Throughout The Electoral Cycle, UNDP, 2012).

Namun, fenomena yang muncul pada saat ini adalah minat akan tema politik di antara anak-anak muda tampak tidak terlalu disukai. Berdasarkan laporan Lembaga Survei Indonesia pada tahun 2012, ketertarikan anak muda Indonesia akan persoalan politik hanya berkisar 21 % dari 64 % potensi generasi muda. Hal ini terjadi mungkin dikarenakan turunnya kepercayaan masyarakat akan politisi-politisi yang merupakan perwakilan rakyat, sehingga mereka menjadikan tema politik sebagai prioritas tak utama, dibawah masalah kesejahteraan, pekerjaan, kesehatan dan prioritas-prioritas lainnya. Sesungguhnya prioritas-prioritas tersebut sebenarnya diatur dan ditentukan oleh masalah politik bangsa dan negara.

Lalu sebenarnya apa makna politik yang dapat mengatur harkat dan martabat masyarakat suatu negara? Menurut artikel online http://www.kindersache.de, politik tidak hanya berkaitan erat dengan para politisi-politisi, tetapi masyarakat pun menentukan. Semua hal yang tidak terjadi di dalam rumah merupakan politik. Jadi semua hal yang terjadi di masyarakat umum pasti diatur oleh politik, contohnya tempat bermain, lalu lintas, sekolah, dan tempat umum lainnya. Berdasarkan etimologinya, Kata “politik” berasal dari bahasa Yunani, yakni polis atau kota dan memiliki makna, yakni hak seluruh masyarakat suatu kota dalam menentukkan takdir di masa yang akan datang.

Kemudian sebagai generasi muda kontribusi seperti apa yang dapat kita lakukan disamping memberikan suara untuk pemimpin yang tepat. Berdasarkan studi yang dilakukan Yayasan Friedrich Ebert atau Fredrich Ebert Stiftung (FES) bekerjasama dengan Deutschen Jugend-Institut (DJI), kontribusi generasi muda di Jerman menurut Johann de Rijke terdiri dari dua, yaitu partisipasi konvensional dan tidak konventional. Bekerja dan aktif dalam partai, serikat pekerja dan organisasi pemuda (kerelawanan) merupakan hal yang termasuk ke dalam partisipasi konvensional. Di samping itu, contoh dari partisipasi tidak konvensional adalah keikutsertaan dalam demonstrasi, petisi dan juga media sosial, seperti  diskusi-diskusi online atau aksi protes media sosial. Kedua kriteria partisipasi tersebut berdasarkan studi dipengaruhi oleh tiga faktor, yakni ketidakmampuan seseorang, karena tidak memiliki waktu, uang atau kompetensi yang memadai, ketidakinginan karena tidak adanya motivasi serta pandangan yang sesuai, serta tidak adanya dorongan dari luar untuk aktif dalam kehidupan sosial politik.

Faktor-faktor penentu partisipasi politik menunjukkan bahwa selain alasan dan motivasi dalam diri anak muda untuk berkontribusi, terdapat juga faktor dorongan luar yang juga penting. Ketidakmampuan dan ketidakinginan dapat berubah menjadi kemampuan dan keinginan yang berpotensi, jika anak muda paham pentingnya dan berharganya kontribusi mereka dalam proses perkembangan demokrasi Indonesia. Pasti suatu awal akan diawali dari perubahan dalam dirinya. Pada proses perubahan ini, faktor luar menjadi penentu dan juga sarana dalam memahami dan menampung ide dan gagasan yang berharga untuk pembangunan Negara. Pemerintah pun telah mengambil beberapa kebijakan untuk mendorong anak muda agar nantinya aktif dalam perkembangan politik, seperti kegiatan edukasi di sekolah melalui mata pelajaran kewarganegaraan atau kegiatan kunjungan ke beberapa institusi pemerintahan. Sayangnya, setelah kegiatan belajar-mengajar, ketertarikan anak muda akan terkikis oleh rutinitas, kepentingan sendiri dan gaya hidup. Pada kasus ini, peran gerakan edukasi menjadi penting untuk mengajak aktif dalam berpolitik dan sharing gagasan. Saat ini, gerakan edukasi politik di Indonesia masih terbilang kurang dibandingkan jumlah anak muda yang ingin memahami dan ikut aktif dalam kegiatan politik.

Untuk menyadarkan anak muda mengenai hak istimewa dan manfaat dari pengetahuan politik, Turun Tangan di bulan April ini mengadakan kegiatan diskusi yang terbuka untuk kamu, seluruh generasi muda baik yang masih bersekolah, kuliah atau sudah bekerja, yang ingin menjadi pemimpin dan penggerak untuk Indonesia. Dengan tema ”Ready to Get Political — Why Is It Matters for the Youth?”, segala pertanyaan dan perspektif kamu akan berubah mengenai hal yang berkaitan dengan politik. Kegiatan diskusi ini akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 29 April 2017 Pukul 10.00-13.00 WIB di  QLUE Headquarter, Jakarta Selatan dan dihadiri oleh tokoh-tokoh yang berkompeten di bidangnya seperti Founder Limitless dan Pegiat Pendidikan Rene Suhardono.

Acara diskusi ini adalah acara kita semua sebagai generasi muda. Untuk itu mari kita sadari pentingnya hak dan kontribusi kita terhadap bangsa dan negara. Tidak ada kata “tunggu” untuk suatu perubahan baik! #GenerasiMelekPolitik, Progressively Move!

303

Kesenangan, pengalaman yang berharga dan memahami arti dari kehidupan merupakan beberapa hal yang akan kamu dapatkan ketika melakukan kegiatan kerelawanan. Tidak heran jika sekarang ini banyak individu-individu yang tergerak untuk ikut melakukan hal yang sama termasuk orang-orang terkenal.

Apa yang mereka lakukan adalah karena ingin membuat perubahan agar dunia ini menjadi lebih baik. Mereka tak hanya diam  melihat ketimpangan sosial yang terjadi. Keikutsertaan mereka pun memberikan pelajaran yang berharga yang dapat menjadi suatu peluang di masa yang akan datang. Berikut Lima orang terkenal dengan pengalaman berharganya membantu masyarakat:

1.  Agatha Christie

Agatha Christie, surrounded by some of her 80-plus crime novels.

Photo credit: Twin Cities

Agatha Christie adalah seorang penulis fiksi kriminal terkenal dari Inggris yang bukunya telah terjual lebih dari satu miliar eksemplar dalam berbagai bahasa. Dibalik kesuksesannya itu Agatha pernah menjadi perawat di Voluntary Aid detasemen rumah sakit Palang Merah, Torquay. Pada saat suaminya Archie berjuang di Perang Dunia I, Agatha bekerja sebagai perawat dan pemberi obat-obatan di rumah sakit pada tahun berikutnya.

2.  Sally Ride

Ride-s-806x1024

Photo credit: art-sheep

Bagi orang-orang yang menyukai bidang antariksa pasti tahu siapa Sally Ride. Dia adalah wanita Amerika pertama yang berada di luar angkasa. Sally merupakan pendukung besar kegiatan pramuka perempuan. Dia mendirikan kegiatan kepramukaan Girl Scout “Camp CEO” yang selalu melakukan kegiatan bersama dengan perempuan profesional dan “Sally Ride Science”.

3. Hilary Swank

Mary and Martha

Photo credit: IndieWire

Hillary Swank adalah bintang terkenal dalam film Million Dollar Baby. Dia juga aktif dalam kegiatan kerelawanan di India dengan United Planet. Hilary menjadi relawan untuk membantu anak-anak di rumah panti asuhan di daerah Palampur, sebuah kota di utara India. United Planet memberikan ucapan terima kasih yang khusus untuk partisipasinya di India.

4. George Clooney

clooney-sudan-humanitarian-data-crowd-sourced-crisis-map

Photo credit: Council on Foreign Relations

George Clooney adalah seorang aktor dan sutradara terkenal asal Amerika Serikat. Dia pun telah memainkan banyak peran di film-film, salah satunya adalah The Monuments Men (2014) dan Batman & Robin (1997). Dalam upaya untuk membantu masyarakat di Sudan, dia mendirikan kegiatan non profit bernama Not on Our Watch sebagai reaksi terhadap kekejaman yang terjadi di Darfur.

5. Angelina Jolie

wenn3269440

Photo credit: celebitchy

Jika kita mendengar nama Angelina Jolie, tentunya kita akan langsung tahu siapa dia. Dedikasinya dalam dunia film sudah menjadikan dia sebagai aktris berbakat di dunia. Tak hanya itu, Angelina pun terkenal akan peran aktifnya dalam kegiatan kerelawanan di 20 Negara, yakni Sierra Leone, Tanzania, Kamboja dan Ekuador. Angelina mulai aktif dalam kegiatan kerelawanan setelah dia manyadari krisis kemanusiaan di kamboja saat sedang melakukan syuting film “Tomb Raider”. Dia juga pernah membuat yayasan Jolie dan Pitt (Jolie-Pitt Foundation) dan diberikan tugas mulia untuk menjadi perwakilan atau ambassador UNHCR (The United Nations High Commissioner for Refugees). Sampai sekarang, Angelina masih berperan aktif dalam kegiatan ini.

 

572

Pemuda tidak hanya pemimpin di masa yang akan datang, mereka saat ini dapat melakukan perubahan besar di dunia. Salah satu perubahan yang terlihat jelas adalah peran anak muda dalam media sosial. Dengan munculnya internet sebagai sarana penyampaian pendapat dan aspirasi, pemuda memiliki akses yang mudah untuk mengeluarkan ide-ide cemerlang, seperti hashtag atau tulisan online yang dapat menjadi viral di media sosial. Berikut berbagai cara yang pemuda dapat lakukan dalam membuat perubahan untuk dunia.

Menjadi Relawan

28

Banyak pemuda yang dengan tulus menjadi relawan di berbagai bidang saat ini. Hal tersebut tidak hanya untuk menambahkan pengalaman di riwayat hidup (Curriculum Vitae), tetapi kita hadir untuk membuat perubahan yang nyata. Kegiatan kerelawanan yang efektif adalah ketika kita memulainya dari daerah terdekat dan fokus memecahkan suatu masalah. Berperan langsung dalam aksi relawan akan memberikan pelajaran berharga dan dapat mengubah cara pandang hidup kita. Jadi mulailah dengan fokus pada cara membantu sekitarmu dan penyebab suatu permasalahan.

Bekerja Sama dengan Pemangku Kebijakan

KPK

Sebuah cara yang bagus untuk mulai membuat tulisan yang ditujukan kepada pemangku kebijakan adalah dengan cara meneliti beberapa masalah yang dialami negara dan bangsa. Beberapa dapat kita amati dari kegiatan amal, seperti amal untuk masyarakat ekonomi lemah atau lingkungan, kampanye advokasi dengan petisi. Melalui ini, kita dapat mempelajari cara terbaik untuk para pengambil kebijakan untuk bertindak.

Anggota parlemen sebagai perwakilan rakyat tentunya ingin mendengar aspirasi dan mengetahui ketertarikan rakyatnya – memang itulah mereka hadir di parlemen. Namun, mereka tidak dapat mengatasi kemiskinan atau perubahan iklim sendirian. Disinilah pemuda hadir untuk menulis kepada mereka atau bahkan meminta pertemuan dengan mereka, serta bekerja sama melakukan solusi yang nyata.

Sarana Online Sebagai Penggerak Massa

Screen Shot 2017-03-29 at 7.24.50 PM

Dalam sejarah belum pernah ada cara untuk menjangkau jutaan orang di seluruh dunia dengan mudah dan cepat. Namun, sekarang ini tampak sebuah Twitter hashtag dapat menciptakan kesadaran sosial yang besar, seperti #BlackLivesMatter dan #YesAllWomen. Hashtag apa yang dapat kita buat untuk bersama-sama melakukan aksi nyata? Selain itu, membuat suatu tulisan pada suatu portal online, seperti blog dapat menjadi media penghubung. Jika artikel yang kita buat menarik, tentunya akan banyak pembaca yang tertarik untuk berkontribusi.

Menginspirasi dan Menggerakkan yang Lain

Salah satu cara terbaik untuk membuat perubahan baik adalah dengan menginspirasi seseorang untuk bergabung bersama melakukan aksi nyata. Tidak hanya mengajarkan anak-anak muda lain tentang isu-isu penting, tetapi kita bisa mendorong mereka untuk mengajarkan orang lain juga. Itulah salah satu alasan mengapa banyak amal dan organisasi memiliki sumber daya muda yang terlibat sebagai duta untuk tujuan mereka. Kita bisa melakukan hal yang sama! Mungkin kita memulai kampanye pada peningkatan kesadaran dari suatu masalah sosial atau menunjukkan masalah krusial yang harus dipecahkan. Namun, kita dalam melakukan perubahan besar memerlukan sebuah tim yang di dalamnya terdapat anggota-anggota yang memiliki peran sama sebagai agen perubahan. Kita bantu pemuda-pemuda lain untuk merealisasikan ide-ide mereka.

Sekaranglah saatnya, kita sadar akan kekuatan yang kita miliki untuk melakukan perubahan. Indonesia merupakan negara yang besar dan masalah yang dimiliki ibu pertiwi pun beranekaragam. Oleh karena itu, kita tidak boleh tinggal diam mulailah melakukan hal-hal baik setiap hari.

202

Nama TurunTangan sebenarnya merupakan ajakan kepada mereka semua yang percaya akan nilai/semangat ambil bagian untuk menciptakan dampak nyata terhadap lingkungan sekitarnya. Namun memang selama ini saat kita bicara mengenai dampak nyata, yang ada di benak kita selalu berbicara masalah-masalah yang besar dan makro ketimbang berbicara masalah yang sederhana dan mengena langsung di masyarakat.

Kali ini saya akan berbagi bagaimana sih caranya kita untuk TurunTangan langsung tanpa perlu menunggu-nunggu orang banyak, atau dalam istilah TurunTangan bagaimana caranya kita buat project sosial sederhana?

Lihat Masalah Disekitarmu

Sebelum memulai sesuatu hal tentunya kita harus melihat dan mencari tahu terlebih dahulu ada masalah apa disekitar kita? Caranya dengan bertanya dengan anggota keluarga, teman sebaya, ataupun mungkin tokoh masyarakat seperti RT/RW di sekitar lingkungan rumahmu, catatkan semua insight yang kamu dapatkan dan kumpulkan menjadi poin-poin utama yang mungkin dapat kamu selesaikan. Dari pengetahuan kita terhadap masalah inilah seringkali muncul ide-ide yang dapat menjadi solusi dan berbuah menjadi sebuah project sederhana.

Mulai dengan yang Paling Sederhana

Setelah kamu memiliki daftar masalah di lingkungan sekitar, coba kamu cari masalah apa yang paling sederhana dan mungkin cukup kamu seorang saja masalah itu sebenarnya bisa diselesaikan, dari masalah paling sederhana inilah biasanya kita mulai bisa memetakan solusi-solusi apa saja sih yang sebenarnya dibutuhkan? Atau peran apa saja yang sebenarnya dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah yang ada. Catatkan idemu dan jangan sampai menguap begitu saja!

Atur Waktu dan Tempat

Waktu dan tempat menjadi hal yang paling penting! Kenapa? Karena project yang kamu inisiasi akan berjalan sukses jika diadakan di tempat yang tepat dalam waktu yang pas. Mengatur waktu juga akan membuat kamu dapat bersiap-siap terlebih dahulu.

Ajak Orang di Sekitarmu untuk Bergerak

Rangkul kanan dan kirimu. Kenapa? Karena bergerak sendirian itu kadang kurang asyik. Yakinlah bahwa orang-orang disekitar mu akan tertarik untuk bergabung dengan project yang kamu inisiasi, jangan pernah ragu untuk bercerita mengenai gagasan dan project yang akan kamu lakukan, karena dari berbagi cerita inilah akan menemukan banyak masukan dan atau mungkin menemukan makin banyak orang yang ingin terlibat.

Pelajaran penting untuk membuat kamu berhasil menginisiasi dan menjalankan project-mu adalah jangan pernah menyerah meskipun pada akhirnya hanya kamu seorang yang bergerak, teruslah bergerak dan sebarkan kabar baiknya, karena pada akhirnya orang lain akan membaca ceritamu dan ikut tergerakan.

 

 

401

TurunTangan merilis sembilan orang yang masuk kategori #9OrangBaik di Indonesia. Orang-orang ini berkarya sekaligus berkontribusi untuk bangsanya. Ada yang berani menyuarakan hak-hak Tenaga Kerja Indonesia (TKI) pada pertemuan parlemen ASEAN, memberikan beasiswa bagi anak bangsa yang ingin kuliah di universitas ternama baik dalam negeri maupun luar negeri, membuat gerakan sosial, memerangi kekerasan perempuan dan anak di Indonesia, dan berbagai program untuk membangun fasilitas publik.

Dalam jajaran #9OrangBaik tersebut, terdapat walikota nyentrik yang pernah dinobatkan sebagai salah satu walikota terbaik di Indonesia. Berikut kesembilan orang baik versi TurunTangan yang dijamin akan menginspirasi kamu membuat inovasi untuk Indonesia yang lebih baik.

MEUTYA HAFID

Ilustrasi: Ahmad Syauqi, Layout: Puji Rahajeng

1. Meutya Hafid

Meutya Hafid telah ikut mengharumkan dunia pers Indonesia. Beliau meraih penghargaan alumni Australia 2008 dalam kategori Jurnalisme dan media serta Penghargaan Jurnalistik Elizabeth O’Neill. Tahun 2012, Meutya terpilih menjadi satu-satunya perempuan dalam lima Tokoh Pers Inspiratif versi Mizan karena telah ikut berkontribusi pada perkembangan pers Indonesia bersamaan dengan Tirto Adhi Soerjo (perintis surat kabar pertama Indonesia “Medan Prijaji”), Andy F. Noya, dan Goenawan Mohamad (pendiri Majalah Tempo).

Mantan jurnalis dan presenter ini sempat melambung namanya karena pada 18 Februari 2005, Meutya dan rekan juru kameranya, Budiyanto, diculik dan disandera oleh sekelompok pria bersenjata ketika sedang bertugas di Irak. Meutya menyadarkan kita bahwa profesi wartawan tidak hanya membutuhkan intelektualitas dan wawasan yang luas, namun juga keberanian.

Setelah meninggalkan karier jurnalistiknya, Meutya aktif berpolitik. Saat ini ia duduk sebagai Wakil Ketua Komisi I (Komisi Luar Negeri) DPR RI. Beliau dengan keras menyuarakan hak para TKI Indonesia di Malaysia. Sebagai anggota legislatif, Meutya dengan keras melontarkan pendapatnya pada pertemuan tahunan Parlemen ASEAN 2012. Dia mengkritisi delegasi parlemen Malaysia yang tidak kunjung meratifikasi berbagai konvensi internasional yang memberikan kewajiban negara ratifikatornya untuk lebih peduli terhadap nasib buruh migran. Dia juga mendesak parlemen Malaysia untuk lebih aktif menekan pemerintah Malaysia agar memperlakukan TKI Indonesia secara manusiawi.

BUDIMAN

Ilustrasi: Ahmad Syauqi, Layout: Puji Rahajeng

2. Budiman Sudjatmiko

Budiman merupakan seorang aktivis yang kini menduduki kursi senayan sebagai Anggota Legislatif dari dapil Jawa Tengah VIII. Dia menyelesaikan studinya di jurusan Political Science, University of London, dan Master of International Relation, Cambridge University.

Namanya naik di era Orde Baru, karena Budiman dikenal begitu vokal dalam menyuarakan pendapatnya. Karena hal ini, Budiman dianggap sebagai “The Most Dangerous Person In This Country” dan memperoleh stigma sebagai “The Public Enemy Number One”.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan Budiman kerap dianggap mengancam dan mengganggu jalannya pemerintahan rezim Orde Baru. Dia bahkan dituduh mendalangi gerakan menentang Orde Baru dan dinilai bertanggung jawab dalam peristiwa 27 Juli 1996 dalam penyerbuan kantor Partai Demokrasi Indonesia. Karena hal itu ia divonis dengan hukuman 13 tahun penjara.

Jejak Budiman bisa dilihat sejak ia duduk di bangku kuliah. Selama empat tahun ia menjadi community organizer yang bertugas melakukan proses pemberdayaan politik, organisasi, dan ekonomi di kalangan petani dan buruh perkebunan di sekitar Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dengan semua rekam jejak yang Budiman miliki, ia dengan mudah melenggang menduduki “kursi Senayan”.

Di masa kampanye, Budiman menyuarakan pentingnya RUU Desa dan berjanji akan memperjuangkan janjinya. Beliau berhasil membuktikan dan merealisasikan janjinya dengan menembuskan UU Desa pada tahun 2013 saat duduk sebagai Wakil Ketua Pansus RUU Desa.

GITA WIRJAWAN

Ilustrasi: Ahmad Syauqi, Layout: Puji Rahajeng

3. Gita Wirjawan

Gita Wirjawan merupakan seorang pengusaha, bankir, dan pegiat sosial. Lulusan Harvard University ini pernah menjabat sebagai menteri perdagangan di era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono.

Pencapaian besarnya di ranah birokrasi adalah berhasil membuat UU Perdagangan. Dengan adanya UU ini, Indonesia bisa dikatakan telah menunjukkan kemajuan di bidang perdagangan. Karena sebelumnya, selama lebih dari 80 tahun Indonesia masih menggunakan UU Perdagangan milik Belanda, Bedfrijfsreglementerings Ordonnantie (BO) — yang telah digunakan sejak zaman penjajahan Belanda sebagai dasar hukum perdagangan Indonesia. Kenapa isi UU Perdagangan ini penting? Karena peraturan di dalamnya diharapkan mampu menyinkronkan kebijakan perdagangan secara menyeluruh. Sehingga kedepannya, Indonesia siap menghadapi perkembangan situasi perdagangan era globalisasi. Di dalam UU tersebut, ada dasar hukum soal perdagangan domestik (dalam negeri) dan internasional, standardisasi barang dan jasa, pengembangan usaha kerjasama, skala kecil, mikro dan menengah, dan perdagangan melalui sistem elektronik — apalagi saat ini sudah berkembang banyak e-commerce dan fintech di Indonesia.

Sepak terjang Gita dalam ranah kebijakan perdagangan tidak hanya itu. Sebelum menjadi menteri beliau diangkat menjadi kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal. Selama dua tahun kepemimpinannya (2009-2011), penanaman modal langsung di Indonesia meningkat hampir dua kali lipat dari US $11 milyar (2009) menjadi US $19 milyar pada (2011).

Gita juga pernah menjadi Ketua Sidang dalam World Trade Organization Ministerial Conference of 2013. Tidak hanya berkarya untuk memajukan ekonomi, Gita juga berkontribusi untuk menyelesaikan permasalahan sosial Indonesia. Dengan mendirikan Ancora Foundation, sebuah yayasan yang bergerak di bidang kemanusiaan khususnya pendidikan. Ancora Foundation memfokuskan diri pada donasi pendidikan untuk pemuda Indonesia dengan membuat beberapa program beasiswa bagi anak bangsa yang ingin meneruskan kuliah di beberapa universitas ternama di dalam maupun luar negeri.

ANGGA DWIMAS SASONGKO

Ilustrasi: Ahmad Syauqi, Layout: Puji Rahajeng

4. Angga Dwimas Sasongko

Berawal dari mimpi besar, Angga Dwimas Sasongko (32) berhasil diakui sebagai salah satu sutradara film paling berpengaruh di Indonesia. Meskipun ia bukan lulusan sekolah film, Angga tidak berhenti berkarya karena film merupakan passion-nya. Angga mendapatkan pengakuan akan bakat yang dimiliki saat filmnya memenangkan kompetisi film pendek antar pelajar SMA. Padahal, film tersebut “hanya” bermodalkan handycam dan tempat editing film pernikahan di Mangga Dua. Angga mempelajari keterampilan editing secara otodidak, ia bahkan merelakan diri untuk mengedit film di rumah temannya.

Debut Angga sebagai sutradara di mulai dari film Foto, Kotak, dan Jendela (2006) saat usianya masih 20 tahun. Karyanya terus diapresiasi dan merebut perhatian dari para penikmat film. Ia sempat dipercaya menjadi asisten sutradara film Catatan Akhir Sekolah (2004) di bawah arahan Hanung Bramantyo. Tahun 2010, nama Angga berhasil masuk ke dalam nominasi Sutradara Terbaik Festival Film Indonesia (FFI) untuk film Hari Untuk Amanda. Puncak keberhasilan Angga adalah ketika film Cahaya Dari Timur: Beta Maluku (2014) mendapatkan penghargaan sebagai Film Terbaik di FFI 2014. Tahun berikutnya, Film Filosofi Kopi berhasil menjadi film Box Office Indonesia.

Bagi Angga, ia adalah seorang manusia politik. Setiap karya yang ia kerjakan mau tidak mau ada muatan politik — ada sesuatu yang ingin disampaikan.

Penggemar sutradara Hirozaku Koreda dan Cameron Crowe ini tidak hanya berkarya lewat film, namun berkontribusi bagi Indonesia dengan menjadi aktivis kemanusiaan di Green Music Foundation yang ia kelola bersama Glenn Fredly. Lewat yayasan tersebut, Angga membuat gerakan sosial “Save Mentawai” untuk merespon bencana tsunami Mentawai tahun 2010 silam. Ia juga berperan sebagai inisiator Pondok Cerdas Indonesia (PONDASI), community learning center berbasis perpustakaan yang dibangun di komunitas-komunitas masyarakat pulau. PONDASI didirikan pertama kali di Desa Mapinang Selatan dan Desa Pasapuat, Mentawai.

Wahyu Aditya

Ilustrasi: Ahmad Syauqi, Layout: Puji Rahajeng

5. Wahyu Aditya

Wahyu Aditya adalah seorang animator asal Indonesia. Wahyu juga mendeskripsikan dirinya sebagai seorang “aktivis animasi dan desain”. Ia merupakan founder HelloMotion Academy School of Animation and Creativity yang telah berdiri sejak tahun 2004 dan telah mencetak lebih dari 2000 lulusan. Tujuan mendirikan HelloMotion sangat jelas di benak Wahyu. HelloMotion diharapkan membantu meningkatkan kualitas dan kuantitas animator Indonesia. Ia ingin agar akademi yang didirikannya itu menjadi bagian penting dalam pembangunan industri kreatif Indonesia.

Passion Wahyu di dunia animasi sudah terlihat sejak ia kecil. Ia memulai kiprahnya dengan mengikuti kejuaraan menggambar di Malang, kota kelahirannya. Selepas SMA, Wahyu melanjutkan studinya ke KvB Institute of Technology, Sydney, Australia, jurusan Interactive Multimedia. Wahyu bahkan menjadi lulusan terbaik se-angkatan. Saat kuliah, Wahyu membuat film animasi berdurasi dua menit berjudul Dapupu Project yang memperoleh juara utama dalam Pekan Komik dan Animasi oleh Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. Tahun 2007, Wahyu juga dinobatkan sebagai International Young Creative Entrepreneur of The Year untuk kategori film dari British Council.

Selain mendirikan HelloMotion, Wahyu menjadi orang yang mengarahkan HelloFest, festival film pendek dan animasi terbesar di Indonesia. HelloFest berhasil membuka 300 kesempatan kerja baru di industri animasi. Melalui HelloFest, Wahyu ingin menyuarakan bahwa animasi Indonesia masih terus bisa berkembang. Ia ingin menunjukkan pada dunia bahwa Indonesia merupakan negara modern dan kreatif, bukan negara korup.

Wahyu tidak hanya fokus untuk berkarya lewat animasi saja. Ia mengembangkan toko baju online bernama KDRI (Kementerian Desain Republik Indonesia) — yang menjual t-shirt bertema nasionalisme namun dipadu oleh unsur modern dengan sentuhan apik khas Indonesia. Lewat situs kdri.web.id, Wahyu juga memberikan motivasi kepada anak muda Indonesia untuk menanamkan jiwa nasionalisme.

ANNIESA HASIBUAN

Ilustrasi: Ahmad Syauqi, Layout: Puji Rahajeng

6. Anniesa Hasibuan

Anniesa Hasibua, fashion designer asal Indonesia pertama yang berhasil menonjolkan hijab sebagai koleksi utama di New York Fashion Week 2016. Koleksi busana Anniesa terinspirasi dari kecintaannya pada keunikan yang dimiliki Indonesia, karena Indonesia terdiri dari orang-orang dengan bermacam-macam latar belakang. Kemudian Anniesa menggabungkannya dengan sentuhan dunia dongeng karena ia suka berimajinasi.

Setelah itu, Anniesa mengikuti New York Couture Week pada tahun 2015 dan New York Fashion Week Spring/Summer pada September 2016. Bahkan Anniesa juga memenangkan penghargaan di 2016 Cannes Red Carpet Fashion & Film Awards sebagai Best Fashion Designer karena koleksi couture fashion-nya dianggap paling artistik, kreatif, dan rumit. Meskipun koleksinya dianggap sebagai political statement pasca terpilihnya Donald Trump, Anniesa mengatakan bahwa ini merupakan murni seruan fashion khususnya bagi perempuan muslim.

Dengan membawakan koleksi hijabnya ke ranah internasional ia dapat menekankan nilai bahwa: Fashion is for everybody. Anniesa Hasibuan dan koleksi hijabnya menyadarkan kita bahwa ada keindahan dalam perbedaan dan keberagaman, dan kita tidak perlu takut akan hal-hal tersebut. Lewat fashion, Anniesa ingin bahwa semua orang di dunia bisa menerima latar belakang masing-masing, bahwa fashion tidak hanya terbatas bagi kaum tertentu. Kamu bisa melihat koleksi-koleksi busana hijab Anniesa di: http://nyfw.com/anniesa-hasibuan.

KANG YOTO

Ilustrasi: Ahmad Syauqi, Layout: Puji Rahajeng

7. Kang Yoto

Sosok politik ini berhasil mengubah wajah kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, dalam mengurangi kemiskinan. Di bawah pimpinannya, Bojonegoro berhasil menjadi salah satu dari 10 kabupaten di Jawa Timur dengan kemampuan tercepat dalam mengurangi kemiskinan versi World Bank.

Nama Kang Yoto — sapaan akrab bupati Bojonegoro Suyoto saat ini — cukup mencuat menarik perhatian publik. Ia membuat terobosan baru bagi Bojonegoro dengan enam pilar pembangunan berkelanjutan sebagai program utamanya. Enam pilar tersebut diantaranya dari segi ekonomi, lingkungan hidup, pembentukan modal sosial, peningkatan kapasitas fiskal, pengolahan pemerintah yang bersih dan tepat, dan kepemimpinan yang transformatif.

Tahun 2015, Bojonegoro berhasil memproduksi 907,000 ton gabah, meningkat di banding tahun sebelumnya. Di tahun yang sama, blok minyak Cepu Lapangan Banyu Urip mencapai puncak produksi sebanyak 170 ribu barrel per hari. Suksesnya industri migas juga tidak lepas dari human approach, di mana pengelolaan DBH Migas dilakukan lewat investasi jangka panjang sehingga mampu memberi manfaat ekonomi bagi generasi selanjutnya melalui penyertaan modal bank. Bojonegoro terpilih menjadi pilot project atau kota percontohan open government dunia mewakili Indonesia berdampingan dengan Seoul, Korea Selatan.

Kang Yoto juga dianggap berhasil membangun Bojonegoro sebagai kabupaten yang ramah dan peduli terhadap perlindungan hak asasi manusia. Keberhasilan beliau mengelola Local Governance diakui secara internasional. Dari segi kepemimpinan, Kang Yoto selalu fleksibel dan mengupayakan keterbukaan komunikasi yang luas dengan warga Bojonegoro. Ia juga mengajak agar masyarakat ikut terlibat dalam mengelola bencana — mengingat Bojonegoro merupakan daerah rawan banjir.

Bagi Kang Yoto, “Pemimpin adalah mereka yang bersama kita merumuskan mimpi menjadi visi, mengubah kepahitan masa lalu menjadi kearifan dan energi hidup, lalu memastikan hari ini kita mampu saling melengkapi karya untuk keberlanjutan kesejahteraan dan kebahagiaan sesama.”

NETY HERYAWAN

Ilustrasi: Ahmad Syauqi, Layout: Puji Rahajeng

8. Netty Prasetiani Heryawan

Netty Heryawan, aktivis Indonesia yang memerangi perdagangan manusia (human trafficking) khususnya perempuan Beliau juga menjabat sebagai Ketua Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). Oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Netty dinobatkan sebagai Local Hero yang memerangi praktik perdangan manusia.

Lulusan Ilmu Pemerintahan Universitas Padjajaran dan S2 Kajian Gender Universitas Indonesia ini mengajak agar kita semua bahu-membahu untuk aktif memerangi perdagangan manusia. Bagi Netty, perdagangan manusia adalah potret perbudakan modern. Itu merupakan kejahatan kemanusiaan yang harus diberantas mulai dari hulu sampai hilir. Ini bukan kerja ringan, namun dia yakin akan ada hasilnya jika kita semua konsisten melakukannya.

Melalui program-program P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) seluruh Jawa Barat, Netty berhasil membantu ratusan korban perdagangan manusia di Indonesia. Beliau tidak setengah-setengah memerangi isu perdagangan manusia. Ia menjemput langsung 14 anak-anak di bawah umur asal Jawa Barat yang menjadi korban perdagangan manusia di Batam.

Sejak SMA, Netty sudah aktif berkecimpung di dunia aktivis, khususnya di bidang sosial dan perempuan. Perjuangan Netty di isu ini berlanjut sampai perguruan tinggi. Setelah suaminya menjadi Gubernur Jawa Barat pada tahun 2008, Netty menerima penghargaan Nugra Jasa Darma Pustaloka 2011 dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia karena dianggap berhasil mengembangkan budaya gemar membaca, khususnya di provinsi tersebut.

Saat ini, konsentrasi Netty masih sama yaitu berupaya memerangi kekerasan perempuan dan anak. Di Jawa Barat sendiri, tercatat 1.189 kasus kekerasan perempuan dan anak. Setiap tahun, angka kekerasan di provinsi tersebut terus meningkat, bertambah sebanyak 15 orang.

Ridwan Kamil

Ilustrasi: Ahmad Syauqi, Layout: Puji Rahajeng

9. Ridwan Kamil

Sosok Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung periode 2013-2018, tidak memiliki pengalaman birokrasi sebelumnya. Lulus dari ITB, ia magang di Amerika Serikat (AS). Saat krisis moneter melanda, Kang Emil — sapaan akrabnya — memaksa untuk menetap di AS dan berusaha mencari pekerjaan di sana sebelum akhirnya melanjutkan kuliah di Berkeley. Selagi mengambil S2 di universitas tersebut Kang Emil bekerja paruh waktu di Departemen Perancanaan Kota Berkeley. Saat ia pulang ke Indonesia tahun 2004, Kang Emil mendirikan Urbane (akronim dari ‘Urban Evolution’ atau ‘Urang Bandung Euy’) firma arsitektur skala internasional yang terdiri dari para profesional muda kreatif yang berpikir idealis untuk mencari dan menciptakan solusi mengenai masalah desain lingkungan dan perkotaan.

Kang Emil membangun Bandung dengan latar belakang tata kota-nya. Ia berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat miskin perkotaan. Kolaborasi merupakan nilai utama yang beliau bawa dalam memimpin Bandung. Beliau percaya bahwa masalah masyarakat yang ada bisa diselesaikan dengan gotong royong — nilai asli bangsa Indonesia. Dalam perspektif Kang Emil, Indonesia masih bisa terus maju jika pemimpinnya mampu menggerakkan dari “tengah”. Mendorong yang sudah maju, dan menarik yang belum maju agar bisa berjalan bersamaan mencapai tujuan. Pemimpin harus mampu memberi contoh yang baik agar bisa menginspirasi. Jika ingin kotanya bersih, harus turun ke jalan membersihkan sampah bersama dinas kebersihan seperti yang dilakukan Kang Emil.

Untuk membangun kota, Kang Emil meninggalkan cara konvensional seperti menggunakan anggaran daerah. Kang Emil menjadikan pihak swasta untuk mengelola fasilitas publik yang ia ingin bangun, cara pembayarannya dicicil dengan anggaran daerah dalam periode tertentu. Baginya, “good design is good business”. Tidak hanya membangun infrastruktur, namun Kang Emil berhasil menerapkan gaya kepemimpinan yang menggerakkan.

Selama menjabat sebagai Wali Kota, Kang Emil menginisiasi gerakan Rebo Nyunda, Program Jaga Lembur, Jumat Bersepeda, Selasa Tanpa Rokok, Gerakan Sejuta Biopori, dan Kamis Inggris.

352

Relawan adalah seorang yang sukarela menyumbangkan waktu, tenaga, pikiran dan keahlian untuk menolong orang lain. Menjadi relawan juga tidak mendapatkan upah atau gaji atas apa yang telah disumbangkan. Meskipun begitu

menjadi relawan akan membuatmu lebih bahagia. Kamu akan sadar bahwa kebahagian tidak melulu soal uang.

Berikut tujuh alasannya.

1. Kamu akan mendapatkan pengalaman baru yang belum pernah kamu rasakan sebelumnya

Pemeriksaan kesehatan gratis

Relawan TurunTangan sedang membuka pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung

Selama ini kamu hanya melihat bagaimana relawan bekerja di layar televisi, membacanya di koran atau majalah dan mendengar cerita dari orang-orang. Tapi ketika kamu menjadi relawan kamu akan merasakannya secara langsung, baik suka maupun duka. Misalnya kamu akan merasakan pengalaman susahnya menyalurkan bantuan berupa makanan dan obat-obatan kepada korban bencana alam.

2. Kamu mempunyai kesempatan untuk mendapatkan ilmu dan wawasan baru

Relawan TurunTangan Jakarta sedang berdiskusi

Relawan TurunTangan Jakarta sedang berdiskusi

Sebelumnya mungkin kamu hanya tahu tentang apa yang kamu pelajari di kampus. Saat kamu menjadi relawan, kamu akan mempelajari hal-hal baru ketika terjun ke lapangan. Bagaimana cara mendistribusikan bantuan dengan baik, menghadapi rintangan dan hambatan ketika di jalan, bercengkrama dengan penduduk lokal, dan tahu tentang daerah yang kamu datangi.

3. Teman kamu akan bertambah sangat banyak

IMG-20161128-WA0026

Relawan dari seluruh Indonesia bertemu di Gathering Nasional TurunTangan 2016 di Medan

Ketika menjadi relawan, kamu akan bertemu orang-orang baru dari berbagai latar belakang. Mau tidak mau kamu harus berkenalan dan bersosialisasi dengan mereka. Teman kamu pun akan bertambah sangat banyak. Apalagi kalau kamu menjadi relawan di berbagai kegiatan/organisasi.

4. Mengasah skill kamu

berita foto

Seorang relawan TurunTangan Jakarta yang memiliki hobi videografi sedang mengambil video

Biasanya dalam kegiatan kerelawanan, organisasi/komunitas akan membutuhkan beberapa orang dengan keahlian khusus. Misalnya menulis, memotret, dan mendesain poster. Kalau kamu mempunyai keahlian-keahlian tersebut, otomatis keahlianmu akan semakin terasah.

5. Menjadi relawan membuat karirmu semakin berkembang

Salah satu dari mereka ada yang bekerja di LSM ICW (Indonesia Corruption Watch) karena memiliki passion di politik

Mengejar Setya yang tak setia ini dipelopori oleh relawan TurunTangan Medan yang memiliki passion di politik. Sekarang dia menjadi staf LSM ICW (Indonesia Corruption Watch)

Saat menjadi relawan kamu akan bertemu dengan orang-orang baru. Ini akan membantumu untuk membangun jaringan. Kamu juga dipaksa untuk bekerjasama dengan orang lain dalam bentuk tim dan waktu yang sangat cepat.

6. Kalau kamu beruntung bisa ketemu jodoh lho!

Pasangan ini merupakan relawan TurunTangan Yogyakarta yang dipertemukan di TurunTangan

Pasangan ini merupakan relawan TurunTangan Yogyakarta yang dipertemukan di TurunTangan

Jadi relawan mempertemukanmu dengan banyak orang, teman dan sahabat baru. Baik laki-laki maupun perempuan. Bisa jadi salah satu dari mereka adalah jodoh kamu yang ditakdirkan oleh Tuhan.

 7. Memberi dampak nyata dan kesempatan berbagi

Relawan TurunTangan menghibur anak-anak korban erupsi Gunung Sinabung

Relawan TurunTangan menghibur anak-anak korban erupsi Gunung Sinabung

Kamu tertarik menjadi relawan pasti karena tertarik atau suka dengan kegiatannya. Sehingga kamu akan menjalaninya dengan hati bukan karena paksaan dan itu membuat kamu bahagia. Ada hal lain yang kamu lakukan di luar rutinitas sehari-hari yang kadang membosankan.

Selain itu kamu akan menyadari bahwa hidup ini adalah pemberian Tuhan yang patut dibagi dan disyukuri. Saat kamu memberi sesuatu kepada orang lain, secara tidak sadar kamu sudah membuat mereka bahagia. Dan kamu akan merasa bersyukur bahwa kamu lebih beruntung daripada orang-orang yang kamu bantu.

Jadi tunggu apalagi, sibukkan dirimu di berbagai kegiatan kerelawanan dari sekarang agar hidupmu semakin bahagia.

'+
1
'+
2 - 3
4 - 5
6 - 7
8 - 9
10 - 11
12 - 13
13 - 14
[x]