Home Kabar Terbaru Hulu dan Hilir Terus Bergerak

132

Sepanjang tahun 2017, TurunTangan mengalami perkembangan yang signifikan. Dari yang sebelumnya 14 daerah saja menjadi 28 daerah. Para relawan di daerahnya masing-masing terus bergerak. Mereka turun tangan menyelesaikan masalah sekitar dengan berbagai cara. Berikut program dan kegiatan komunitas TurunTangan di daerah selama satu tahun yang telah kami rangkum.

1. TT Lhokseumawe

TurunTangan Lhokseumawe memiliki “segudang” program yang fokus pada pendidikan dan lingkungan. Ada enam program yaitu Lhokseumawe Cerdas, Lhokseumawe Berbagi, Inspiring and Travelling, Jemuran Baca, dan Lhokseumawe Clean City.

Lhokseumawe cerdas adalah kegiatan yang membangkitkan semangat dan motivasi belajar dari anak-anak sekolah dasar yang ada di pedalaman dan pesisir Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara.  Lhokseumawe Berbagi merupakan program yang di khususkan untuk membantu korban korban bencana alam, seperti gempa,banjir dan kebakaran.  Inspiring and Travelling merupakan kegiatan traveling dan berbagi dengan masyarakat sekitar. Jemuran Baca bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat Aceh khususnya anak-anak Aceh. Lokasi program ini dilakukan di Lapangan Hiraq, Lhokseumawe, setiap Sabtu sore, sejak 2 Mei sampai dengan sekarang. Lhokseumawe Clean City (LCC) adalah kegiatan untuk membangun kesadaran masyarakat atas bahayanya buang sampah sembarangan dan nilai ekonomis dari daur ulang sampah.

2. TT Langsa

TurunTangan Langsa memiliki program GISA (Gerbang Ilmu langSA). Program ini dilatarbelakangi karena rendahnya minat belajar siswa/siswi dan guru dalam mengajar di daerah  terpencil. Kegiatan ini sudah diadakan di SD N 9 Kuala Langsa dan SD N 1 Blang Nisam.

Selain di pendidikan, TurunTangan Langsa juga peduli terhadap permasalahan lingkungan yang ada di Langsa. Sehingga setiap Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), mereka berkomitmen untuk mengedukasi masyarakat membuang sampah pada tempatnya serta mengajak para pemuda untuk membersihkan lingkungan sekitar.

3. TT Pidie

Seperti Lhokseumawe dan Langsa, relawan TurunTangan Pidie juga fokus menyelesaikan permasalahan di bidang pendidikan dan lingkungan. Ini ditunjukan dengan berbagai program yang dilaksanakan seperti aksi bersih taman hutan raya Aceh Besar, aksi bersih-bersih di Waduk Rajui, Bukit Jalin dan Wisata Sukon pada peringatan HPSN 2017, Lampu Nanggroe sebuah kegiatan untuk menambah semangat belajar siswa SDN Simpang Turue, Mane, Pidie agar siswa lebih berani bermimpi dan beraksi.

4.  TT Subulussalam

One People One Trash. Kegiatan ini merupakan gerakan pertama Turun Tangan Subulussalam.  Yang bertujuan mengajak masyarakat untuk peduli terhadap kondisi lingkungan sekitarnya. Lokasi kegiatan ini dilaksanakan di Taman Kota Subulussalam pada 9 Febuari 2017, yang bekerja sama dengan pemuda Subulussalam Barat, Duta Wisata dan Lembaga Pemerhati Flora Fauna Langka (LFFL) Subulussalam.

Kegiatan lainnya Imbang Belajakh #1. Kegiatan ini merupakan salah satu program pendidikan untuk anak-anak sekolah dasar yang ada di pedalamaan Subulussalam. Imbang Belajakh sendiri artinya teman atau sahabat belajar untuk meningkatkan minat belajar anak-anak Subulussalam.

5. TT Aceh
TurunTangan Aceh memiliki tiga program jangka panjang di bidang pendidikan. Tiga program tersebut adalah Traveling dan Berbagi, TurunTangan Aceh Mengajar, dan TuTa Menyala.

Traveling dan Berbagi merupakan program tahunan dari Turun Tangan Aceh untuk memberikan motivasi dan inspirasi kepada siswa/siswi untuk meningkatkan semangat belajar mereka dalam mengejar cita – cita.

TurunTangan Aceh Mengajar merupakan program mengajar dengan cara yang menarik dan kreatif, sehingga siswa-siswi menjadi lebih bersemangat untuk belajar.  Program ini telah berjalan sebanyak 3 kali, mulai dari tahun 2015-2017.

TUTA MENYALA yaitu program yang bertujuan untuk menciptakan generasi muda yang cinta akan budaya membaca. Dengan kehadiran program ini diharapkan minat baca siswa-siswi aceh bisa meningkat dan memudahkan mereka dalam proses belajar mengajar selama di sekolah. Jadwal program ini saat itu kita lakukan selama tiga hari dalam seminggu.

6.   TT Medan

Berbagai program dibuat oleh TurunTangan Medan. Baik di bidang pendidikan, kesehatan, politik dan sosial. Di antaranya Volunteer Goes to School (VGTS), TurunTangan Peduli Atressia Bilier, Edukasi Politik, Merajut Pendidikan, Paket Berkah Ramadhan (PBR), dan Razia Paku Pohon.

VGTS merupakan salah satu sarana untuk memperkenalkan anak muda khususnya pelajar SMA tentang sifat kerelawanan dan nasionalisme. TurunTangan Peduli Atressia Bilier merupakan program peduli penyakit kelainan hati pada bayi, Atresia Billier. Relawan membantu pemerintah untuk ikut mensosialisasikan Atresia Bilier dan melakukan penggalangan dana untuk penderita. Edukasi Politik diadakan untuk ikut berperan andil dan turun tangan untuk lebih aware terhadap lingkungan terutama hal politik, agar generasi muda kedepannya dapat menjalankan politik yang bersih, damai dan bertanggung jawab. Merajut Pendidikan (dahulu bernama TurunTangan Mengajar Medan) yang berkonsen pada pendidikan. PBR adalah salah satu kegiatan sosial di Turun Tangan Medan. Dimana para relawan mengajak elemen masyarakat untuk berbagi berkah dengan menyisihkan sebagian rejekinya untuk anak-anak kurang mampu. Dan hasil dari donasi tersebut dibelikan beberapa arang dan dibuat seperti bingkisan. Pada kegiatan Razia Paku Pohon, para relawan berkumpul berkeliling kota untuk mencabut paku di pohon.

7. TT Binjai

Pagelaran Kreasi Anak Binjai (PERAN BINJAI) 2017 diadakan untuk menyadarkan Pemerintah bahwa anak-anak Binjai butuh ruang publik untuk berkreativitas. Passioniversity adalah program pembelajaran / pelatihan non akademik untuk anak SD dan SMP. Kegiatan ini dilakukan secara rutin setiap Sabtu sore di Kelurahan  Jati Karya Tandem, Binjai. Para siswa diajarkan untuk mengembangkan bakat mereka seperti tari, musik, puisi, drama, menulis, menggambar, vokal, religi, olahraga, heritage, dan IT.

One Day Voluntary merupakan kegiatan untuk mengajak anak-anak muda untuk terlibat aktif dalam kegiatan kerelawanan. Program ini dibuat dengan inovasi yang menarik yaitu belajar bermain sambil belajar. Mengajarkan anak-anak kampung padang pedalaman untuk membentuk sikap keteraturan, strategi dan inovasi dalam sebuah permainan.

8. TT Pekanbaru

TurunTangan Pekanbaru pernah membuat program Debat Class untuk membimbing siswa dalam public speaking serta mengajarkan mereka melalui pola pemikiran konkrit sebagai problem solving dalam menilik permasalahan di Indonesia. Kegiatan ini intens dilakukan ketika akan menghadapi kompetisi.

Berbagai kegiatan lainnya juga diselenggarakan oleh TurunTangan Pekanbaru seperti  Inspiring Class in Primary School, kelas motivasi di salah satu SD Islam Terpadu di Pekanbaru tepatnya di SDIT 020 Wonorejo. Kegiatannya juga disertai dengan beberapa kompetisi seperti melukis, cerdas cermat dan lain-lain.

9. TT Banten

Meskipun dekat dengan ibukota, pendidikan di Provinsi Banten masih memprihatinkan. Di daerah-daerah pelosok seperti Pandeglang dan Lebak, pendidikan belum menjadi prioritas bagi masyarakat sehingga banyak anak yang putus sekolah dan menikah dini. TurunTangan Banten mengajak orang-orang untuk menyelesaikan masalah tersebut secara bersama dengan membuat program Gerakan Banten Mengajar.

Dalam rangka membantu Gerakan Banten Mengajar, beberapa relawan yang memiliki hobi traveling membuat program Trip4Care, mengajak para traveler untuk menyisihkan uangnya untuk membantu pendidikan di Banten. Donasi juga digunakan untuk membantu SDI Ruhul Amin.

Kepedulian relawan TurunTangan Banten terhadap pendidikan tak hanya itu saja. Mereka juga membuat Kampung Inovasi, memotivasi siswa-siswi sekolah dasar untuk semangat belajar dan mempelajarai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Para siswa dibimbing melakukan eksperimen sederhana yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

10. TurunTangan Jakarta

Sampai saat ini, relawan TurunTangan Jakarta masih menjalankan program Rumah Belajar Rawamangun dan Kelas Negarawan Muda. Selain itu melakukan kegiatan di hari-hari besar seperti bersih-bersih di Hari Peduli Sampah Nasional, kegiatan tanam dan pelihara mangrove bersama Komunitas Relawan Mangrove Indonesia (KeMANTEER). Pada Pilgub DKI Jakarta kemarin, relawan TurunTangan Jakarta membuat Vox Pop yaitu menghimpun pendapat-pendapat masyarakat Jakarta tentang permasalahan di sekitar Jakarta dan harapan untuk pasangan calon terpilih.

11. TT Cirebon

Para relawan TurunTangan Cirebon membuat program RW Madani. Adalah sebuah program TurunTangan Cirebon yang berfokus pada lingkungan dan pendidikan untuk mengembangkan pola hidup sehat yang didukung dengan lingkungan yang sehat juga. RW Madani sudah berjalan sejak awal Mei 2017 hingga ditargetkan selesai pada awal tahun 2018.

Program lainnya adalah Untuk Cirebon, sebuah program TurunTangan Cirebon yang bergerak pada bidang politik. Tahun 2018 Kota Cirebon akan mengadakan pilkada, maka TurunTangan Cirebon ingin membantu warga Kota Cirebon mendapatkan pemimpin kota yang ideal.

12. TT Kuningan

Ngawangun Desa adalah program bina desa dengan menyasar tiga isu utama, yaitu pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Program ini sudah berjalan sejak September 2017 dan direncanakan akan berjalan jangka panjang selama tiga tahun yang terbagi dalam tiga proses. Sejauh ini, relawan yang terlibat dari berbagai universitas dan masyarakat bekerjasama dalam memulai proses pertama, yaitu pendidikan.

Ngawangun Urang adalah program pembangunan karakter dan mental masyarakat melalui berbagai sub program. Ngawangun Urang sudah dilaksanakan sejak September 2017 dengan melibatkan relawan dari berbagai mahasiswa dan bekerjasama dengan beberapa organisasi lokal.

13. TT Bandung

Minimnya antusiasme warga Kota Cimahi dalam menyambut pilkada serentak Kota Cimahi 2017 mengilhami TurunTangan Bandung melahirkan Gerakan Cimahi Memilih. Gerakan ini mengedukasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dan mengenal siapa calon pemimpin daerahnya.

Menjelang Pilkada Bandung, relawan tengah membuat program Jabar Sae yang akan dilaksanakan pada Januari sampai Juni 2018. Tujuannya meningkatkan kepedulian masyarakat terutama pemuda terhadap Pilkada Bandung agar dapat memilih pemimpin terbaik. Selain itu, TurunTangan Bandung juga membuat Selasar Imaji, program literasi unggulan untuk meningkatkan minat baca masyarakat.

14. TT Semarang

Program TurunTangan Semarang di bidang pendidikan seperti perpustakaan keliling, Rumah Perantara, dan Semarang Membaca.

Perpustakaan Keliling, diadakan di Car Free Day. Dengan begitu pengunjung dapat mengisi waktu luangnya di akhir pekan untuk membaca buku yang di sediakan oleh Turun Tangan Semarang. Rumah Perantara pertama kali dibentuk pada September 2016. Diberi nama ‘Rumah Perantara’ dengan tujuan agar kegiatan ini dapat menjadi perantara bagi anak-anak rumah rusun Pekunden Semarang untuk mempersiapkan mereka menuju sekolah formal. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 23 dan 30 Oktober 2016. Pada 2017, TurunTangan Semarang melanjutkan program ini. Puncak acaranya berupa Pentas Seni yang sekaligus menjadi perayaan Hari Pendidikan Nasional. Anak-anak Rumah Susun Pekunden yang telah dilatih menampilkan bakat-bakat mereka dalam Pentas Seni “PEKUNDEN GAUL” pada September 2017.

Semarang Membaca adalah kegiatan untuk mencoba menanamkan jiwa semangat membaca kepada seluruh anggota Panti Asuhan Yatim Piatu “Baitus Salam” dengan mendatangkan mobil “pintar” dari Perpustakaan Daerah Semarang. Selain itu juga memberikan materi pentingnya membaca, dengan diselingi berbagai permainan.

15.  TT Yogyakarta

Relawan TurunTangan Yogyakarta menyadari sarapan pagi sangat baik untuk memulai aktivitas setiap harinya. Sehingga mereka membuat Gerakan Sarapan Pagi (GSP), dengan membagikan sarapan kepada masyarakat yang kurang mampu di jalanan.  Kegiatan ini telah dilaksanakan sebanyak tujuh kali, dimulai pada 28 juli sampai 8 Agustus 2017.

Salah satu tujuan internasional SDGs ( Sustainable Development Goals) pada 2030  yaitu mengakhiri kelaparan. Untuk itu, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi salah satu kegiatan anak muda yang mendukung program tersebut.

16.  TT Jember

TurunTangan Jember baru saja diresmikan pada Agustus 2017. Program perdananya adalah Jail Schooling, bimbingan keaksaraan (membaca dan menulis) untuk warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka penuntasan buta aksara di Kabupaten Jember.

Program ini dilaksanakan setiap minggunya pada Kamis dan Sabtu dan telah dimulai sejak 14 oktober lalu. Hingga saat ini sudah tercatat 10 kali pertemuan. Program ini merupakan program jangka panjang, sehingga kedepan akan terus berjalan sampai para tahanan dapat membaca dan menulis.

17. TT Surabaya

Berbagai kegiatan dilakukan oleh relawan TurunTangan Surabaya. Beberapa di antaranya adalah program rutin. Ada Olimpiade Sekolah Rakyat (OSR), Ayo Dolanan, dan Ramadhan in Diversity.

OSR adalah kompetisi cerdas cermat dan ketangkasan yang diikuti oleh anak-anak yang putus sekolah atau yang tidak bersekolah secara formal. Ayo Dolanan dbuat untuk meminimalisir penggunaan HP pada anak-anak Rumah Belajar Urban Care Community, Jagir, Surabaya dengan memainkan permainan tradisional. Ramadhan in Diversity bertujuan mencerdaskan dan mengajak masyarakat Surabaya agar tidak mudah terpengaruh hoax dan berita – berita yang mengajak kepada intoleransi.

18. TT Malang

Program rutin TurunTangan Malang, ada Jelajah Ngalam, Pustaka Tamasya, Apa Kabar Veteran dan Ruang Sinau. Jelajah Ngalam adalah kunjungan wisata di sekitar Kota Malang, di mana setiap peserta diwajibkan membuat deskripsi tempat wisata yang dikunjungi. Pustaka Tamasya, menumbuhkan minat baca dan melestarikan budaya literasi masyarakat malang. Pelaksanaan kegiatannya dengan membuka lapak baca. Ruang Sinau, sebuah program untuk menemukan minat dan bakat siswa dalam kegiatan pembelajaran.

19. TT Banjarmasin

Relawan TurunTangan Banjarmasin setiap Minggu sore menggelar ratusan buku di Siring Kota Kita, sebuah dermaga yang terletak di Kelurahan Sungai Jingah, Kota Banjarmasin. Kegiatan itu dalam rangka menumbuhkan minat baca masyarakat yang diberi nama program Tikar Baca.  Program ini telah dilakukan lebih dari 30 kali dan mendapatkan dukungan dari pemerintah setempat.

Selain Tikar Baca, relawan TT Banjarmasin juga memiliki program Banjarmasin City Scale. Kegiatannya melakukan pemetaan permasalahan di bidang pendidikan, kependudukan, kesehatan, kesejahteraan dan infrastruktur di Kota Banjarmasin. Banjarmasin City Scale terlaksana berkat kerjamasa dengan Yayasan Kota Kita.

20. TT Tanah Bumbu

HPSN dijadilan oleh relawan TurunTangan Tanah Bumbu  untuk mengedukasi masyarakat untuk menjaga lingkungan dan peduli tentang sampah. Kegiatan ini diadakan di Pantai Pagatan pada 7 Februari.

Relawan TurunTangan Palu membuat Gerakan Palu Bersih yang mengajak partisipasi seluruh elemen masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan sekitar. Januari 2017, TurunTangan Palu melakukan aksi bersih dengan kegiatan yang bertajuk “om sadar bersih om”, kegiatannya berupa pungut sampah di Anjungan Teluk Palu.

TurunTangan Palu juga membuat program Bincang Bersama Tokoh, yang bertujuan untuk menggali inspirasi wawasan dari para tokoh-tokoh yang diundang sebagai narasumber dalam kegiatan diskusi. Narasumber biasanya berasal dari tokoh-tokoh anak muda Kota Palu yang konsen dalam gerakan gerakan sosial ataupun politik.

22. TT Kendari

Beberapa program TurunTangan Kendari yang dijalankan pada 2017 di antaranya English Course, Turn Back Radicalism, dan Peringatan Hari Buku Sedunia. Program English Course membantu anak sekolah dasar mengembangkan kemampuan bahasa inggris. Kegiatan ini dilakukan satu kali dalam seminggu di Sekolah Satu Atap Yayasan As-Syafi’iyah yang berada di pinggiran pasar tradisional Baruga, Kec. Baruga, Kota Kendari. Turn Back Radicalism adalah program yang dilakukan untuk merawat dan menjaga NKRI dari paham-paham yang dapat menimbulkan konflik kebhinekaan atau dapat menodai serta merusak perdamaian yang ada di Indonesia, khususnya Kendari. Peringatan Hari Buku Sedunia terselenggara karena adanya kolaborasi dari berbagai komunitas dan lembaga pemerintahan untuk meningkatkan minat baca masyarakat di Kota Kendari.

23. TT Tinombo

Relawan TurunTangan Tinombo melaksanakan Pertandingan Futsal karena melihat potensi pemuda di wilayah kecamatan Tinombo yang cukup bagus di bidang olahraga. Lokasi kegiatan diadakan di desa Tinombo, Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong pada 31 Juli hingga 16 Agustus 2017.

Pawai obor diadakan dalam rangka memeriahkan malam takbiran hari raya Idul Adha tahun 2017 Kegiatan tersebut melibatkan seluruh elemen masyarakat, Kegiatan tersebut diadakan di Desa Tinombo. Tujuan besar dari kegiatan tersebut ialah menjalin silaturahim dan memperkokoh solidaritas dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Komentar