Home Artikel Populer Indonesia Bebas Sampah 2020

21 Februari 2005 pukul 02.00. Dini hari yang sepi itu seakan menjadi pengantar dari tumpukan sampah yang longsor dan menghapus dua kampong dari peta. Kampung Cilimus dan Kampung Pojok tertimbun sampah yang berasal dari TPA Leuwi Gajah. 157 orang terkubur dan ratusan keluarga kehilangan harta benda dan sejarah hidupnya. Untuk tetap mengingatkan masyarakat akan sampah yang dapat menjadi ancaman, maka Kementerian Lingkungan Hidup pada hari bumi tanggal 5 Juni 2005 menetapkan 21 Februari sebagai Hari Peduli Sampah Nasional.

 

Sampah adalah masalah yang nyata bagi kehidupan masyarakat di Indonesia. Berdasarkan data yang dihimpun oleh Petungsewu Wildllife Education Center, Jumlah sampah yang setiap hari dihasilkan oleh masyarakat Indonesia adalah sebanyak 11.330 ton, jika diambil rata-rata maka per orang di Indonesia menghasillkan 0,050 Kg per hari. Jika jumah tersebut dikalikan satu tahun maka jumlah sampah yang diproduksi adalah sebanyak 4.078.800 ton, Banyak bukan?

 

Masalah utama dari sampah adalah minimnya kepedulian masyarakat terhadap sampah yang dihasilkan. TurunTangan mendorong relawan untuk bergerak ikut ambil bagian dalam menyelesaikan berbagai masalah mulai dari lingkungan terdekat. Oleh karenanya relawan TurunTangan harus juga memiliki kepedulian dalam melihat masalah sampah.

 

Tahun 2016, peringatan Hari Peduli Sampah Nasional harus melibatkan banyak penggerak sehingga penyebaran informasi dan tingkat kepedulian masyarakat menjadi lebih meningkat dan masalah sampah dapat diselesaikan secara bersama. TurunTangan diajak untuk ikut berkolaborasi untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dalam Hari Peduli Sampah Nasional 2016 oleh wasteforchange, dan berbagai kolaborator lainnya.

 

Oleh karena itu, TurunTangan mengajak relawan untuk ikut dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2016 untuk mewujudkan Indonesia Bebas sampah 2020. Cara untuk ikut adalah kunjungi http://bergerak.bebassampah.id/ untuk mendapatkan informasi tentang bagaimana ikut ambil bagian dan turun tangan mengatasi masalah sampah di Indonesia.

Komentar