Home Kabar Terbaru Khalisa, Balita Pengidap Kanker Mata Butuh Bantuan Kita

406

Khalisa Qairen Sakhi (1) asal Bireun, sudah berbulan-bulan tergolek lemah. Benjolan sebesar bola tenis di mata kanannya membuatnya lebih banyak diam karena membatasi pergerakannya.

Anak pasangan Abu Bakar dan Sri Wahyuni ini divonis menginap kanker mata oleh dokter 10 bulan lalu. Awalnya mata memerah, terjadi pembengkakan dan semakin membesar. Kini sel-sel kanker itu telah menjalar ke otak, sehingga dokter menyatakan penyakit Khalisa sudah sulit untuk di sembuhkan.

Meskipun begitu, kedua orang tua Khalisa tetap optimis. Anaknya masih bisa sembuh. Mereka membawa Khalisa ke Rumah Sakit Murni Teguh Memorial Hospital Medan untuk menjalani pengobatan.

Tahun lalu, pengobatan Khalisa ditanggung oleh sebuah yayasan budha. Sempat membaik, tetapi akhir tahun lalu kambuh lagi dan langsung mengganas dua kali lipat.

Saat ini, satu-satunya pengobatan yang bisa dilakukan adalah kemoterapi. Seperti yang diketahui biaya untuk sekali kemo cukup besar. Sehingga Khalisa membutuhkan bantuan kita semua.

Sepupu Khalisa merupakan relawan TurunTangan Binjai. Mengetahui hal tersebut, TurunTangan Binjai tergerak membantu Khalisa dengan membuka donasi dan sampai sekarang masih dibuka. “Kanker bukan penyakit seperti demam yang sekali berobat bisa sembuh. Butuh banyak biaya jadi tidak bisa hanya sekali bikin penggalangan dana lalu selesai. Jadi tidak akan berhenti sampai ada vonis Khalisa sembuh,” ujar Koordinator TurunTangan Binjai, Latifah Hanim Lubis.

Menurut Hanim, beberapa relawan TurunTangan Binjai adalah pendamping anak-anak penderita kanker. Sehingga tak hanya membuka donasi, mereka pun sering menjenguk Khalisa di rumah sakit. “Dokter bilang Khalisa sulit disembuhkan. Tapi orang tuanya tetap berusaha. Siapa yang tega membiarkan semangat orang tua yang punya ikhtiar sebesar itu,” ujarnya.

Hanim melanjutkan, sejak lima tahun mendampingi anak-anak penderita kanker, banyak penderita yang meninggal dunia karena usaha yang dilakukan belum maksimal. Banyak orang tua yang langsung pasrah padahal anak-anak juga punya hak untuk diperjuangkan. “Bertemu dengan orang tua Khalisa yang berjuang seperti ini, membuat kami tergerak untuk berjuang juga,” kata Hanim.

Bagi yang tergerak ingin membantu Khalisa dapat menyalurkan bantuan ke rekening Mandiri Syariah 7710203037 atas nama Sara Desfi Siregar. Untuk perkembangan kesehatan Khalisa dapat dilihat di instagram @turuntangan_binjai.

 

Yus bergabung dengan TurunTangan sejak 2013. Sarjana Matematika lulusan Universitas Lampung ini memiliki minat besar di bidang jurnalistik dan sempat bekerja di salah satu media lokal di Lampung sebagai jurnalis. Untuk itu ia dipercaya menjadi Staf Hubungan Masyarakat dan mengelola buletin TurunTangan, Kabar Relawan.

Komentar