Home Tags Posts tagged with "relawan"

1057

Pemuda tidak hanya pemimpin di masa yang akan datang, mereka saat ini dapat melakukan perubahan besar di dunia. Salah satu perubahan yang terlihat jelas adalah peran anak muda dalam media sosial. Dengan munculnya internet sebagai sarana penyampaian pendapat dan aspirasi, pemuda memiliki akses yang mudah untuk mengeluarkan ide-ide cemerlang, seperti hashtag atau tulisan online yang dapat menjadi viral di media sosial. Berikut berbagai cara yang pemuda dapat lakukan dalam membuat perubahan untuk dunia.

Menjadi Relawan

28

Banyak pemuda yang dengan tulus menjadi relawan di berbagai bidang saat ini. Hal tersebut tidak hanya untuk menambahkan pengalaman di riwayat hidup (Curriculum Vitae), tetapi kita hadir untuk membuat perubahan yang nyata. Kegiatan kerelawanan yang efektif adalah ketika kita memulainya dari daerah terdekat dan fokus memecahkan suatu masalah. Berperan langsung dalam aksi relawan akan memberikan pelajaran berharga dan dapat mengubah cara pandang hidup kita. Jadi mulailah dengan fokus pada cara membantu sekitarmu dan penyebab suatu permasalahan.

Bekerja Sama dengan Pemangku Kebijakan

KPK

Sebuah cara yang bagus untuk mulai membuat tulisan yang ditujukan kepada pemangku kebijakan adalah dengan cara meneliti beberapa masalah yang dialami negara dan bangsa. Beberapa dapat kita amati dari kegiatan amal, seperti amal untuk masyarakat ekonomi lemah atau lingkungan, kampanye advokasi dengan petisi. Melalui ini, kita dapat mempelajari cara terbaik untuk para pengambil kebijakan untuk bertindak.

Anggota parlemen sebagai perwakilan rakyat tentunya ingin mendengar aspirasi dan mengetahui ketertarikan rakyatnya – memang itulah mereka hadir di parlemen. Namun, mereka tidak dapat mengatasi kemiskinan atau perubahan iklim sendirian. Disinilah pemuda hadir untuk menulis kepada mereka atau bahkan meminta pertemuan dengan mereka, serta bekerja sama melakukan solusi yang nyata.

Sarana Online Sebagai Penggerak Massa

Screen Shot 2017-03-29 at 7.24.50 PM

Dalam sejarah belum pernah ada cara untuk menjangkau jutaan orang di seluruh dunia dengan mudah dan cepat. Namun, sekarang ini tampak sebuah Twitter hashtag dapat menciptakan kesadaran sosial yang besar, seperti #BlackLivesMatter dan #YesAllWomen. Hashtag apa yang dapat kita buat untuk bersama-sama melakukan aksi nyata? Selain itu, membuat suatu tulisan pada suatu portal online, seperti blog dapat menjadi media penghubung. Jika artikel yang kita buat menarik, tentunya akan banyak pembaca yang tertarik untuk berkontribusi.

Menginspirasi dan Menggerakkan yang Lain

Salah satu cara terbaik untuk membuat perubahan baik adalah dengan menginspirasi seseorang untuk bergabung bersama melakukan aksi nyata. Tidak hanya mengajarkan anak-anak muda lain tentang isu-isu penting, tetapi kita bisa mendorong mereka untuk mengajarkan orang lain juga. Itulah salah satu alasan mengapa banyak amal dan organisasi memiliki sumber daya muda yang terlibat sebagai duta untuk tujuan mereka. Kita bisa melakukan hal yang sama! Mungkin kita memulai kampanye pada peningkatan kesadaran dari suatu masalah sosial atau menunjukkan masalah krusial yang harus dipecahkan. Namun, kita dalam melakukan perubahan besar memerlukan sebuah tim yang di dalamnya terdapat anggota-anggota yang memiliki peran sama sebagai agen perubahan. Kita bantu pemuda-pemuda lain untuk merealisasikan ide-ide mereka.

Sekaranglah saatnya, kita sadar akan kekuatan yang kita miliki untuk melakukan perubahan. Indonesia merupakan negara yang besar dan masalah yang dimiliki ibu pertiwi pun beranekaragam. Oleh karena itu, kita tidak boleh tinggal diam mulailah melakukan hal-hal baik setiap hari.

Ayo #JadiRelawanTT

Caranya adalah :

  1. Isi Form bit.ly/JadiRelawanTT –> Setelah mengisi email di link ini, Kamu akan mendapatkan Profile TurunTangan.
  2. Daftar di http://www.turuntangan.org/daftar. Dalam tautan ini, Kamu perlu mengisi form yang cukup banyak, jadi sediakan waktu yang agak panjang untuk mendaftar ya.
  3. Cari komunitas TurunTangan di daerahmu. Ikut bergabung bersama mereka untuk bergerak. Jika daerahmu belum ada Komunitas TurunTangan di daerahmu. Kamu dan teman-temanmu bisa jadi pendirinya. Tata Caranya klik di tautan di sini
  4. Ikuti Project yang ada di bawah TurunTangan atau bisa juga inisiasi project serupa di Project TurunTangan
  5. Jangan lupa untuk Ikuti akun media sosial TurunTangan. Twitter,Instagram : @turuntangan . Facebook di http://facebook.com/TurunTanganorg

jadirelawan-01

 

Ayo jadi Relawan !!

 

Kamis, 21 Januari 2016 di depan istana negara, sudah 9 tahun lamanya para ibu berdiri mengenakan pakaian hitam-hitam, diam dengan satu tuntutan yang tidak pernah berubah. Menuntut penyelesaian kasus pelanggaran HAM yang terjadi di negeri ini. Cukup panjang daftar kasus pelanggaran HAM yang akan dengan mudah didapatkan dari mesin pencari yang ada di Internet.

Saya mengenal lebih dalam para pejuang kamisan saat ikut dalam Aksi Kamisan Sumpah Pemuda bersama project Kelas Negarawan Muda. Saat proses persiapan penyelenggaraan Kamisan, Ibu Sumarsih memaksakan untuk hadir, padahal pertemuan diselenggarakan sampai larut malam. Semangat itu terasa akan sehingga tidak ada alasan bagi kami, para relawan Kelas Negarawan Muda untuk mundur dari Kamisan.

Selepas sumpah pemuda, karena alasan kesibukan yang bertepatan dengan kamisan, saya belum pernah lagi hadir disana. Meskipun hati ini tetap ingin hadir disana. Ah, pekerjaan memang selalu jadi alasan pembenaran. Sampai pada akhirnya ada kabar bahwa Kamisan akan digusur menjauh dari Istana.

Kamisan akan digusur menjauh dari istana yang merupakan objek vital negara. Undang-Undang membenarkan hal tersebut, namun tampakanya tidak akan ada ancaman berarti dari pada ibu yang berdiri dan para anak muda yang setia menemani. Saya tahu dan percaya, mereka yang menemani tidak punya pikiran untuk melakukan macam-macam karena hal itu akan mengkhianati perjuangan yang dilakukan oleh para ibu di Kamisan.

2 Kamisan sebelum 21 Januari, para ibu diusir oleh polisi yang berjaga disekitar istana. Hari-hari setelah Pergub DKI Jakarta diberlakukan, para ibu harus berhadapan dengan para aparat yang jumlahnya lebih banyak dari para ibu, tapi para ibu bergeming dan tetap yakin akan garis perjuangan yang mereka pilih. Tetap berdiri didepan istana negara setiap hari kamis, menuntut kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia yang dikaukan atas nama negara kepada orang-orang yang mereka cintai.

 

#9thKamisanMelawan

“Digusur kami tetap berdiri, diabaikan kami tetap mencari”, 9 tahun para ibu berdiri menuntut sang penguasa negeri untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. 9 tahun para ibu itu “digantung” oleh para penguasa, berkali-kali penghuni istana berganti rupa, tetap saja ujungnya belum terlihat dimana. 9 tahun itu waktu yang sangat lama, mereka tidak mau berhenti, mereka akan tetap berdiri dan mencari.

Sepenggal Jingga dari Efek Rumah Kaca,

Rindu kami seteguh besi
Hari demi hari menanti
Tekad kami segunung tinggi
Takut siapa? semua hadapi

Marah Kami
Senyala api
Di depan istana berdiri

Yang hilang menjadi katalis
Disetiap kamis
Nyali berlapis

Yang ditinggal
Takkan pernah diam
Mempertanyakan kapan pulang ?

9 tahun berdiri, 427 kamisan berjalan, 3285 hari. Konsisten saja masih kurang nampaknya menggambarkan pejuang di aksi kamisan. Jika ada satu tingkat kata yang lebih tinggi dari konsisten, maka para ibu layak menyandangnya. Semoha dia yang diistana bersedia untuk menengok dan bertemu langsung pada ibu.

Terima Kasih kepada para ibu yang memberikan pelajaran berharga bahwa tidak ada alasan berhenti dari apa yang kita jalani. Ketika negara mengambil separuh dari jiwa dan memperlakukannya tidak sebagaimana mestinya, maka pasrah itu bukan jawaban.

Saya sudah meninggalkan hati saya disini, meskipun saya tidak selalu hadir tapi saya akan tetap kembali.

Wahai para pemuda yang menyebut dirinya agen perubahan bangsa, Tidak pernahkah hatimu tergerak untuk ikut membela. Selama kasusnya belum terbuka, kita semua punya peluang untuk merasakan hal yang sama. Apakah ketika saat itu tiba, kita baru akan meminta iba padahal saat Ini kita berusaha memalingkan muka.

Usai nonton video yg dia buat berisi pernyataan terakhir Mas Anies Baswedan dalam debat konvensi kemarin, saya seketika kilas balik ke hari pertama ketika dipanggil untuk bertemu & ditanya oleh Mas Anies “Apakah menurut anda saya sebaiknya ikut konvensi demokrat?”

Malam itu, ada beberapa teman dekat Mas Anies yang diajak bertemu & ditanyakan pendapatnya. Sempat ada keraguan, usulan untuk tidak ikut. Takutnya, kekalahan yang resikonya besar akan mencoreng nama baik seorang Anies Baswedan.

Namun, saya berada di antara teman teman yang mendukung Mas Anies untuk maju. Saya sendiri lupa saya bilang apa tapi kurang lebih intinya “Tidak ada yang sia sia, selama pengalamannya jadi pelajaran”

Hari ini, betapa luar biasa pembelajaran kita.
Betapa jauh kita sudah berjalan
Betapa hebat pencapaian
Diiringi cemoohan yang tak kalah hebatnya.

Konvensi Presiden Demokrat, mendekat masa akhir.

Banyak, yang mengatakan bahwa ini hanyalah dagelan. Bahwa Anies Baswedan tak akan menang & kenaifannya dimanfaatkan untuk kegiatan pencitraan yang ternyata gagal mewangikan partai Demokrat.

“Sudah, sudah, Anies sudah pasti kalah”

Setiap kali saya dengar ucapan itu, saya nyengir lebar dan tak tertahan wajah bingung saya muncul.

“Kalah? Mas Anies SUDAH menang!”

Kok bisa sih bilang Mas Anies kalah setelah berhasil mengumpulkan lebih dari 23.000 relawan yang TERDATA & tersebar dari Aceh hingga Papua? Siap maju untuk mengubah wajah politik Indonesia tanpa meminta bayaran?

Di video yg Edward buat ini, ada bagian ketika Mas Anies bilang “… ini gerakan Turun Tangan, Pak SBY” lalu ada foto foto para relawan Turun Tangan dari seluruh penjuru negri.

Merinding saya melihat senyum mereka, semangat mereka, keyakinan mereka & optimisme mereka. Mereka dan saya sama sama sudah berjalan panjang. Saya tahu lelahnya mereka. Saya tahu ucapan sinis apa yang terdengar kuping mereka. Tapi mereka masih tersenyum.

Sial, mata saya berkaca-kaca menulis ini.

Orang orang ini yang sering dianggap delusional oleh orang lain, tapi ketika keadaan genting datang justru para optimis ini yang jadi senderan.
Tidak pernah saya dengar cerita bahwa para pesimis mengubah dunia. Tidak pernah karena memang tidak ada.

Karena itu kami #MemilihOptimis.

Kok bisa sih bilang Mas Anies kalah? Sebelum konvensi, Mas Anies hanya dikenal sebagai seorang rektor & inisiator Indonesia Mengajar. Now, he’s a contender! He’s a legitimate challenger.

Coba anda baca tulisan tulisan ini, pernahkah terbersit sedikitpun bahwa akan seperti ini keyakinan & kepercayaan Indonesia kepada beliau?Kok bisa sih bilang Mas Anies kalah?

Orang ini, Anies Baswedan, yang muda & relatif “bukan siapa siapa” ternyata di beberapa survey berbeda berada di urutan ke 3 dalam elektabilitas para calon konvensi.

Di bawah Pak Mentri Dahlan Iskan & Pak Mentri (mantan mentri, tepatnya) Gita Wirjawan yang punya dukungan modal kampanye luar biasa.
Kalah? Mas Anies bisa merapat 2 mentri dengan modal gila gilaan dan di atas para Jendral, ketua DPR, ketua DPD!

Tapi saya maklum kalau orang orang tidak paham apa yang kita sedang lakukan.
Saya mengerti kalau orang orang melihat kita aneh.

How can they understand?
They are trying to win this, WE ARE TRYING TO CHANGE THE GAME.

Saya terima, kalau orang orang menganggap kami naif.
Menganggap kami polos.
Menganggap kami pemimpi.
Saya terima.

Tapi ingat ini selalu:
“You may say im a dreamer. But im NOT the only one”

Pandji Pragiwaksono Wongsoyudo
1 dari 23.000 relawan @TurunTangan

'+
1
'+
2 - 3
4 - 5
6 - 7
8 - 9
10 - 11
12 - 13
13 - 14
[x]