Home Kabar Terbaru Trip for Care: Sejuta Langkah, Sejuta Donasi

481

Alam Indonesia menawarkan kebebasan penuh untuk berpetualang tanpa  akhir. Mengarungi hutan, gunung, laut yang seakan tak bertepi. Masyarakat Indonesia telah banyak yang menyadari. Sehingga geliat traveling di alam bebas semakin diminati akhir-akhir ini.

Tak hanya untuk menguji adrenalin, menikmati alam Indonesia dan mengabadikannya dalam lensa kamera, kegiatan alam bebas juga bisa menjadi sarana untuk fundraising (penggalangan dana) untuk kegiatan sosial. Hal itu dibuktikan oleh Komunitas TurunTangan Tangerang Raya yang belakangan ini berubah menjadi TurunTangan Banten. Mereka melakukan kegiatan traveling sekaligus donasi yang diberi nama “Tripforcare” atau disingkat “Trip4Care”.

Trip4Care diinisiasi tahun lalu oleh relawan penggerak TurunTangan Banten Kushendra Tarwana, Angger Sutawijaya dan Fauzan Arrasyid. Ide ini muncul ketika mereka sedang membahas progres fundraising Gerakan Banten Mengajar (GBM) yaitu project TurunTangan Banten yang mengajak semua pihak agar ambil bagian menyelesaikan masalah pendidikan di Banten. Ketiga penggerak tersebut memiliki hobi yang sama, traveling di alam bebas, sehingga terpikir membuat trip pendakian sekaligus fundraising untuk GBM.

Pada 25 – 27 Desember 2015 mereka bertiga mendaki Gunung Papandayan, Garut, Jawa Barat. Konsep pendakian adalah sharing cost yang sudah include dengan donasi. Tak hanya donasi, mereka juga memungut sampah di sepanjang jalur pendakian Gunung Papandayan.

Usai mendaki, mereka melakukan evaluasi dan sepakat kegiatan tersebut tak hanya dilakukan sekali dan dibuka untuk masyarakat luas. Tak hanya mendukung GBM, tetapi juga mendukung gerakan sosial lainnya. Mereka percaya, semakin Trip4Care sering melaksanakan open trip, akan semakin banyak orang yang terlibat dan berpartisipasi aktif dalam mendukung program-program gerakan sosial.

Selama satu tahun Trip4Care berkembang. Kushendra-akrab dipanggil Hendra- mengatakan hampir  200 orang dari berbagai daerah dan profesi ikut dalam trip bareng Trip4Care. Seluruh peserta mendapat pengalaman baru sebab setiap kegiatan selalu ada acara sharing session. Yaitu sebuah ajang memperkenalkan program gerakan sosial yang didukung oleh Trip4Care dan momen saling memperkenalkan diri. Harapannya, dari sharing session tersebut terjalin silaturahmi antara peserta dan terjalin sinergi antara komunitas atau gerakan sosial yang mereka ikuti.

Selama perjalanannya Trip4Care sudah melaksanakan tujuh kali open trip yang mendukung tujuh program gerakan sosial. Yaitu Pendakian ke Gunung Papandayan (support GBM Batch 1), Campoengan (Camping di Kampung) Situ Gintung (support SDI Ruhul Amin), Backpacker ke Gunung Pulosari & Pantai Carita (support Indonesian Share), Nanjak Bareng ke Gunung Cikuray (support GBM Batch 2),  Explore Ujung Kulon National Park (Pulau Peucang) (support Iuran Guru), Cultural Trip ke Baduy Dalam (support TurunTangan Banten), dan Exploring Papandayan (support GBM Batch 3).

Trip4Care juga melakukan aksi sosial lainnya seperti menggalang donasi untuk Korban Banjir Garut dan menyalurkannya secara langsung ke lokasi beberapa waktu lalu. Rencana ke depan, Trip4Care akan membentuk struktur pengurus yang di dalamnya ada biro bisnis. Unit bisnisnya tidak hanya open trip, tetati penyewaan alat mendaki, membuka toko peralatan pendakian, percetakan/sablon t-shirt, topi, dan sebagainya. “Kami berharap, konsep Trip4Care dapat diduplikasi oleh para pecinta alam dan semakin banyak anak muda yang mau terlibat dalam kegiatan fun draising dengan cara yang asyik,” ujar Hendra.

Komentar