Home Catatan Relawan TT Semarang: Amunisi Baru untuk Tetap Bergerak

365

Generasi muda yang membawa kontribusi nyata untuk masyarakat terus bertambah. Ini terjadi di TurunTangan, satu lagi keluarga baru kita muncul dengan semangat gerakan yang menyala-nyala.

TurunTangan Semarang diinisiasi oleh Luluk Mudhawamah. Ia tergerak oleh nurani sosialnya yang tinggi. Untuk itulah Luluk segera mengumpulkan teman-temannya  menjadi inisator baru di TT Semarang. Dahulu, Semarang memang sempat berdiri namun akhirnya vakum. Luluk dan teman-temannya lah yang kemudian bertekad melestarikan budaya gerakan sosial anak muda tersebut, diawali dengan membuka stand untuk donasi di car free day Simpang Lima Semarang lalu membuat project pendidikan bernama “Rumah Perantara”.

Relawan TT Semarang memberikan wadah kepada anak-anak Rusun Pekunden untuk bermain dan belajar secara gratis bernama “Rumah Perantara” agar hari Minggu mereka lebih bermakna dan diisi dengan hal yang positif. Rumah Perantara melaksanakan aksi pertama mereka pada tanggal 23 dan 30 Oktober 2016 di Rusun Pekunden, Semarang. Kegiatan yang relawan lakukan untuk anak-anak tersebut adalah senam bersama, membuat kerajinan tirai dari kertas karton, dan bermain game.

Kedatangan relawan TT Semarang ini disambut baik oleh warga Rusun Pekunden, anak-anak pun terlihat bahagia dengan kegiatan ini. Mereka bahkan meminta agar Rumah Perantara diadakan setiap Minggu.

Saat ini, Semarang memiliki sepuluh anak muda yang menjadi amunisi baru di sana. Sepuluh ana muda yang berkomitmen, bersemangat, dan tetap bergerak menyelesaikan masalah di Semarang. Semboyan yang melengkapi semangat mereka adalah “Kerja nyata demi mewujudkan cita”.

Ayo TurunTangan untuk Indonesia! Kirimkan karyamu ke blog@turuntangan.org!

Komentar